Program Wakaf Air Bersih adalah untuk pembangunan sarana air bersih di daerah yang mengalami krisis air bersih dan daerah yang tertimpa bencana alam di pelosok Indonesia.

Krisis Air Bersih di Indonesia

  • Tahukah Anda 1 dari 2 penduduk Indonesia mengalami krisis air bersih. Menurut penelitian Bank Dunia (2006), dari 200 juta penduduk Indonesia 104 juta orang diantaranya tidak memiliki akses terhadap air bersih.
  • Kondisi ini amat memprihatinkan kita, apalagi daerah dengan kondisi krisis air bersih umum dialami oleh kelompok masyarakat miskin dan daerah terpencil yang rawan akidah dan rawan pendidikan. Air kotor tidak layak konsumsi menimbulkan berbagai macam penyakit seperti kolera, desentri, typus, hepatitis dan lain-lain. Korban terparah dari krisis air bersih ini adalah anak-anak, yang kondisi tubuhnya tidak sekuat manusia dewasa.
  • Kesulitan air bersih menyebabkan pula rendahnya taraf pendidikan warganya, banyak pesantren kehilangan santrinya karena sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anak-anak juga harus meningggalkan bangku madrasah atau sekolah, untuk membantu orang tua mereka mendapatkan air bersih dengan berjalan kaki berkilo-kilo meter jauhnya.

BENTUK PELAKSANAAN PROGRAM WAKAF AIR BERSIH

  • Mendata tempat-tempat di Indonesia yang rawan air bersih
  • Mengadakan kerjasama sinergi program wakaf air bersih dengan para Muwakif, Dinas/Instansi Terkait Air Bersih,
  • Bekerjasama dengan masyarakat setempat yang rawan air bersih untuk membangun sarana prasarana air bersih,
  • Menginformasikan seluruh kegiatan dalam website yayasan

yayasan anak yatim di jakarta timur