Table of Contents

Rahmatanlilalamin.or.id – Cara melatih diri agar rajin bersedekah antara lain menjadikan sedekah sebagai rutinitas, sedekah bersama teman dan menanamkan kesadaran dalam diri bahwa harta adalah titipan Allah.

Sahabat,Pernah gak sih kita mengalami hal berikut ini, berniat untuk bersedekah akan tetapi akhirya gak jadi karena uangnya terpakai untuk kebutuhan yang lain atau berniat sedekah namun karena tertunda akhirnya kita lupa. Mungkin kita semua sering mengalaminya, sekali, dua kali bahkan berkali-kali. Mengapa hal demikian terjadi? Jangan-jangan motivasi kita untuk bersedekah kurang.

Kita semua mungkin mengetahui bahwa ketika seorang mukmin meniatkan sesuatu yang baik, akan tetapi tidak mampu melaksanakannya maka hal tersebut akan dicatat sebagai kebaikan baginya. Akan tetapi, sebaiknya ketika kita meniatkan sesuatu maka harus segera dilaksanakan, agar tidak lupa dan sesuatu yang dapat menghalangi pekerjaan atau amalan tersebut datang.

Cara Melatih Diri Agar Rajin Menunaikan Sedekah

Ketika kita berniat untuk bersedekah, maka bersegeralah untuk menunaikannya. Sebab, saat kita menundanya bisa jadi secara perlahan niat dan motivasi bersedekah pudar lalu menghilang. Disamping itu, dengan menyegerakan diri dalam bersedekah bisa jadi dapat membantu atau menolong orang yang berada dalam sulit dan darurat.

Rasulullah SAW dalam sebuah riwayat disebutkan tidak pernah membiarkan emas yang dimilikinya bermalam di rumah. Dalam hal ini, Rasulullah senantiasa bersegera untuk membagikan emas yang dimilikinya kepada orang yang membutuhkan.

Bersegera dalam bersedekah menjadi salah satu cara untuk melatih diri ini rajin dalam mengamalkan salah satu amalan terbaik itu. Lebih lanjut, berikut adalah beberapa cara yang dapat sahabat lakukan agar terbiasa dalam bersedekah.

1. Menjadikan sedekah sebagai rutinitas

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk melatih diri agar rajin bersedekah adalah dengan merutinkannya, dalam melatih diri sahabat bisa mencobanya dalam tiga minggu berturut-turut.

Berdasarkan penelitian, sebuah kebiasaan atau habit akan terbentuk setelah proses pengulangan sepanjang 21 hari. Nah disini sahabat bisa memulainya dengan cara mencoba menyisihkan uang sebanyak 5000 selama 21 hari, kemudian uang tersebut dihimpan dan diberikan kepada orang yang membutuhkan atau lembaga sosial.

2. Sedekah bareng teman

Bagaimana cara melatih diri agar rajin bersedekah? salah satu caranya adalah dengan mengajak teman-teman agar kita lebih semangat bersedekah. Sahabat, bisa menjadikan teman sebagai salah salah satu tempat untuk  berlomba-lomba dalam kebaikan.

Kita semua tentunya mengetahui tentang kisah dua sahabat nabi yakni Abu Bakar Ash-Shidiq dan Umar bin Khattab, keduanya selalu berlomba-lomba dalam menunaikan kebaikan. Keduanya selalu bersaing untuk memberikan yang terbaik dari yang mereka miliki.

Sedekah bersama teman juga bisa dilakukan dengan cara mengikuti kegiatan penggalangan donasi untuk saudara kita yang kurang beruntung atau sedang terkena musibah bencana alam. Awalnya mungkin kita akan termotivasi untuk bersedekah bersama teman-teman, sehingga lama kelamaan kita terbiasa untuk melakukannya sendiri.

3. Menyadari bahwa harta adalah titipan Allah

Harta yang kita miliki tak lain hanyalah titipan dari Allah swt. yang suatu saat nanti akan dimintai pertanggung jawabannya. Dengan demikian, tentunya kita harus mengambil manfaat dan pahala sebanyak-banyaknya dari harta tersebut agar kelak menjadi penyelamat kita di akhirat.

Bersedekah adalah salah satu cara agar harta yang kita miliki memiliki manfaat yang tiada henti. Bahkan ketika harta yang kita miliki diwakafkan maka pahalanyapun akan terus mengalir meskipun kita telah meninggal selama harta tersebut masih diambil manfaatnya.

4. Hidup hemat dan hidup secukupnya

Setelah menyadari bahwa harta yang dimiliki saat ini adalah titipan, berikutnya sahabat dapat menerapkan prinsip hidup hemat dan secukupnya. Hemat dalam konteks ini bukan berarti pelit, melainkan hidup secukupnya dengan membeli apa yang dibutuhkan dan senantiasa mengoptimalkan manfaat dari suatu barang.

Dengan berhemat, sahabat nantinya akan memiliki pengelolaan uang yang baik sehingga dapat mengalokasikan sejumlah uang untuk rutin sedekah. Di samping itu, hidup hemat dan secukupnya juga menghindarkan diri dari sifat boros dan berlebihan yang dapat merugikan diri sendiri.

Sedekah di Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur

Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur merupakan lembaga sosial terpercaya yang mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

Yuk belajar membiasakan sedekah bersama Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur, di mana harta yang sahabat keluarkan akan digunakan untuk pemberdayaan anak yatim dan dhuafa, beasiswa tahfidz dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Sedekah sekarang dengan menekan tombol di bawah ini.