5 Hal Ini Wajib Dipersiapkan Jelang Ramadan
Selamat menyambut bulan suci Ramadan 1441 Hijriyah

5 Hal Ini Wajib Dipersiapkan Jelang Ramadan

Ramadhan sudah semakin dekat, bagi banyak orang tahun-tahun kemarin menjadi waktu yang menyenangkan tetapi Ramadan tahun ini penuh dengan kecemasan dan ketidakpastian.

Hal itu lantaran merebaknya virus corona jenis baru (Covid-19) yang diprediksi oleh Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Gajah Mada berakhir pada akhir Mei 2020.

Hal ini berarti muslim Indonesia akan beribadah puasa dan ibadah lainnya dalam suasana wabah Corona.

Ramadan sebentar lagi, persiapan diri sebaik-baiknya bertemu bulan yang berkah ini.


Apalagi diterapkannya PSBB di sejumlah daerah yang membatasi pergerakan orang dan membatasi aktifitas diluar rumah.

Kendati demikian, umat Muslim juga harus ingat bhawa Ramadan hanya datang setahun sekali, dan masih ada banyak cara yang bisa disiapkan untuk itu dan memanfaatkannya sebaik mungkin sambil tetap aman dan waspada dari wabah Corona..

Berikut ini beberapa hal yang dapat lakukan untuk mempersiapkan Ramadhan, bahkan selama masa-masa yang tidak pasti di tengah wabah Corona seperti ini.

Marhaban Yaa Ramadan 1441 Hijriyah


1. Selalu dekatkan diri dengan Alquran

Ketika melewati ketakutan, kesulitan dan situasi ketidakpastian lebih baik untuk terhubung dengan Allah melalui Kitab-Nya. Alquran benar-benar pesan abadi dan ada sesuatu di dalamnya untuk dipelajari dan dapat membantu kita melalui setiap situasi.

Untuk itu, saat ini waktu yang tepat membiasakan diri membaca Alquran lebih sering sehingga kita dapat terus membacanya setiap hari di bulan Ramadan.

Membaca Alquran setiap hari juga merupakan kegiatan independen yang dapat dilakukan, terlepas dari apakah kita bisa berkumpul dalam kelompok besar atau tidak.

Sehingga hal itu merupakan kegiatan baik dan praktis untuk mengikuti perkembangan di saat seperti ini.

Konsistensi merupakan kunci membentuk kebiasaan. Jika ingin akhirnya membaca satu juz Alquran per hari ataupun setengahnya, maka mulailah perlahan dan tingkatkan ke jumlahnya hingga mampu.

Hal utama yang harus dilakukan adalah membiasakan membaca secara harian, bahkan jika itu kurang dari yang kita harapkan dari diri kita sendiri, dan teruskan tanpa berhenti.

Umat Islam bahkan diberi tahu jika perbuatan terbaik yaitu dilakukan secara konsisten, meskipun tindakannya kecil.

2. Membantu orang lain

Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk saling memberi. Umat Muslim didorong membantu orang lain melalui kegiatan amal dan ibdaha sosial lainnya.

Bahkan jika tidak dalam posisi untuk memberikan uang, kita dapat membantu orang lain melalui waktu dan energi mereka.

Umat Muslim juga harus dapat memikirkan bagaimana masih bisa membantu orang lain di saat wabah Coronai ini tanpa bahayakan kesehatan atau keselamatan diri.

Salah satunya adalah memperhatikan orang-orang tua dan jompo disekitar kita, serta mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Orang-orang di kelompok ini memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit serius dan berbahaya dari Covid-19.

Salah satu cara membantunya dengan berbelanja bahan makanan untuk mereka atau mengerjakan pekerjaan mereka, seperti pergi ke kantor pos, berbelanja dan lainnya.

Ini dapat mengurangi paparan terhadap infeksi virus tanpa meningkatkan risiko lainnya. Mereka yang tidak dapat menjalankan hal seperti ini, masih bisa membantu dengan memeriksa keadaan mereka melalui telepon dan pesan teks ke pihak terkait.

3. Tingkatkan kualitas waktu ibadah dengan keluarga

Banyak masjid tidak lagi dapat melayani jamaah sama seperti sebelumnya untuk menjaga orang aman beribadah, kita harusbisa melakukan lebih banyak ibadah di rumah dengan keluarga.

Ada kajian Islam secara online yang dapat dimanfaatkan untuk diri dan keluarga. Dan ada juga ibadah yang dapat dilakukan berjamaah dengan keluarga sendiri, atau pasangan kita.

Lingkaran studi kecil keagamaan atau klub buku dapat diadakan di rumah dengan teks keagamaan yang dipilih keluarga.

Tindakan ini akan membantu meminimalkan kesedihan dan dampak negatif karena tidak memiliki akses yang sama ke masjid ataupun tempat pertemuan lainnya.

Meskipun tidak ada tempat yang dapat menggantikan keberkahan Rumah Allah, tetapi masih bermanfaat untuk memiliki majelis kecil ini daripada melakukannya sendiri.

Jika masjid-masjid masih belum berfungsi penuh pada saat bulan dimulai, kita harus mencoba membangun rutinitas baru ini di rumah sendiri dari sekarang. Ini merupakan hal-hal yang bermanfaat dilakukan di rumah, bahkan setelah Ramadan berakhir.

4. Panjatkan doa lebih khu’syu

Meskipun kita harus mengambil langkah tepat dan telah direkomendasikan untuk tetap aman, semua pada akhirnya berada di tangan Allah. Hanya Allah yang tahu bagaimana semuanya akan berakhir.

Jangan lupa untuk selalu berdoa memohon kesehatan dan keselamatan diri sendiri dan juga umat manusia.

Meskipun banyak umat Muslim yang juga belum tahu bagaimana Ramadan sebenarnya nanti akan terlihat dan apakah banyak yang berubah antara sekarang dengan kemudian.

Sudah selayaknya sebagai muslim menghaturkan banyak doa agar wabah Corona ini cepat berlalu sehingga dapat beraktifitas ibadah seperti biasa.

5. Jangan berkecil hati

Yang terpenting sebagai umat muslim janganlah berkecil hati. Ketika hal-hal terjadi di luar kendali kita, yang terbaik adalah menaruh harapan kepada Allah dan melakukan apa pun yang terbaik yang dapat kita lakukan.

Meskipun ini semua dimulai saat mendekati Ramadhan, kita harus dapat mempersiapkan diri sebaiknya untuk waktu khusus tahun itu dengan banyak cara.

Semoga Allah melindungi kita dan menjadikan Ramadan tahun 2020 ini berkah bagi semua. Aamiiin ya rabbal-alamin.