You are currently viewing Anjuran Sedekah Anak Yatim dan Keutamaannya

Anjuran Sedekah Anak Yatim dan Keutamaannya

Sedekah yatim merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam, ia juga memiliki banyak keistimewaan antara lain mendapat balasan surga, membuka pintu rezeki, dan mendapat naungan di hari akhir kelak.

Rahmatanlilalamin.or.id – Sedekah yatim adalah salah satu amal shaleh yang dianjurkan dalam Islam. Sedekah anak yatim dapat dilakukan dengan cara memberikannya langsung kepada anak yatim ataupun kepada lembaga yang mengurusi anak yatim seperti yayasan anak yatim atau panti yatim.

Sedekah terhadap anak yatim menjadi salah satu kesempatan bagi kita untuk terus mendapatkan kebaikan, sebab bisa jadi ketika kita dengan ikhlas memberikan sumbangan kepada anak yatim, anak-anak tersebut dengan ikhlas terus mendoakan kebaikan bagi kita.

Anjuran Memberikan Sedekah Yatim

Pengertian Anak Yatim

Dalam Al-Quran, kata yatim disebutkan sebanyak 23 kali. Ayat-ayat tersebut berisi tentang anjuran sedekah kepada anak yatim dan mengurusinya serta larangan untuk menghardik, menelantarkan, serta memakan harta anak yatim.

Berikut adalah beberapa anjuran untuk sedekah kepada anak yatim yang dapat dilakukan dengan berbagai cara ini.

1. Berbuat baik kepada anak yatim           

Bentuk sedekah yatim yang pertama ialah dengan berbuat baik kepada mereka. Berkaitan dengan perintah ini, Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 36 sebagai berikut.

وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (QS. An-Nisa: 36)

2. Memuliakan anak yatim

Selanjutnya, kita dapat juga memuliakan dan menghormati anak yatim dengan senantiasa memperlakukannya dengan baik dan memberikan bantuan terhadapnya dalam bentuk apapun. Misalkan dengan memberi beasiswa pendidikan atau memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Allah SWT berfirman:

وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ . كَلَّا بَلْ لَا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ

“Dan apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka ia berkata, ‘Tuhanku menghinakanku’. Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim.” (QS. Al-Fajr: 15-16)

Ayat diatas merupakan salah satu ayat yang menerangkan kondisi manusia yang tak mampu bersukur dan sabar atas segala nikmat dan ketentuan Allah. Disaat Allah memberikan kemuliaannya dengan harta, namun dengan kemuliaan tersebut manusia tersebut tidak menyantuni anak-anak yatim yang berhak untuk dimuliakan.

3. Mengurus anak yatim dengan adil

Kita juga dianjurkan utnuk mengurusi anak yatim dengan adil, yang mana mengurusi anak yatim merupakan salah satu bentuk dari memuliakan dan berbuat baik padanya dengan tujuan agar mereka mampu hidup layak seperti anak-anak pada umumnya, Allah SWT berfirman:

وَيَسْتَفْتُونَكَ فِى ٱلنِّسَآءِ ۖ قُلِ ٱللَّهُ يُفْتِيكُمْ فِيهِنَّ وَمَا يُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فِى ٱلْكِتَٰبِ فِى يَتَٰمَى ٱلنِّسَآءِ ٱلَّٰتِى لَا تُؤْتُونَهُنَّ مَا كُتِبَ لَهُنَّ وَتَرْغَبُونَ أَن تَنكِحُوهُنَّ وَٱلْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ ٱلْوِلْدَٰنِ وَأَن تَقُومُوا۟ لِلْيَتَٰمَىٰ بِٱلْقِسْطِ ۚ وَمَا تَفْعَلُوا۟ مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِهِۦ عَلِيمًا

“Dan mereka minta fatwa kepadamu tentang para wanita. Katakanlah: “Allah memberi fatwa kepadamu tentang mereka, dan apa yang dibacakan kepadamu dalam Al Quran (juga memfatwakan) tentang para wanita yatim yang kamu tidak memberikan kepada mereka apa yang ditetapkan untuk mereka, sedang kamu ingin mengawini mereka dan tentang anak-anak yang masih dipandang lemah. Dan (Allah menyuruh kamu) supaya kamu mengurus anak-anak yatim secara adil. Dan kebajikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahuinya.” (QS. An-Nisa: 127)

4. Memberi makan anak yatim

Bentuk sedekah yatim berikutnya adalah dengan memberi makan anak-anak yatim, baik makanan secara langsung ataupun dalam bentuk sembako dan uang jajan.  Allah SWT berfirman:

وَيُطْعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8)

Keutamaan Sedekah Yatim

Cara Menyantuni Anak Yatim

Sedekah yatim merupakan salah satu amalan yang mulia dan dianjurkan dalam Islam. Hal itu tentunya dalam amalan ini tersirat hikmah dan keutamaan bagi siapa saja yang melakukannya dengan ikhlas. Berikut adalah beberapa keutamaan sedekah yatim bagi yang menunaikannya dengan ikhlas.

1. Mendapatkan balasan surga

Sedekah kepada anak yatim merupakan perbuatan yang baik. Hal itu berdasarkan firman Allah dalam QS Al-Baqarah ayat 220 yang menyebutkan bahwa memperbaiki keadaan anak yatim adalah baik.

Keutamaan yang paling istimewa bagi siapa saja yang dengan ikhlas menunaikan sedekah kepada anak yatim ialah mendapatkan balasan berupa surga. Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi bersabda:

“Barangsiapa yang memelihara anak yatim di tengah kaum muslimin untuk memberi makan dan minum, maka pasti Allah memasukkannya ke dalam surga, kecuali jika ia telah berbuat dosa yang tidak dapat diampuni.” (HR.Tirmidzi)

Masyaallah, betapa besar keutamaan bagi mereka yang ikhlas dalam melakukan amal ini. Selanjutnya, disebutkan dalam riwayat lain juga bahwa orang yang senantiasa memelihara anak yatim kelak akan dekat bersama rasulullah di surga. Nabi SAW bersabda:

“Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.”(HR Bukhari)

2. Mendapat pahala seperti halnya berjihad

Keutamaan berikutnya ialah mendapat pahala kebaikan setara dengan pahala berjihad di jalan Allah. Dalam hal ini, Rasulullah SAW bersabda:

“Berbahagialah orang-orang yang di rumahnya terdapat anak yatim karena Rasulullah memberikan jaminan pertama, memiliki pahala yang setara dengan jihad. Rasulullah Saw. pernah bersabda, “Barang siapa yang mengasuh tiga anak yatim, maka bagaikan bangun pada malam hari dan puasa pada siang harinya, dan bagaikan orang yang keluar setiap pagi dan sore menghunus pedangnya untuk berjihad di jalan Allah. Dan kelak di surga bersamaku bagaikan saudara, sebagaimana kedua jari ini, yaitu jari telunjuk dan jari tengah.” (HR. Ibnu Majah).

3. Mendapat naungan di hari kiamat

Orang yang senantiasa menunaikan kepada anak yatim baik dalam bentuk santunan ataupun dalam bentuk lainnya akan mendapatkan balasan terbaik di akhirat. Ia juga akan mendapatkan perlindungan di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda:

“Demi Allah yang mengutusku dengan kebenaran, di hari kiamat Allah Swt. tidak akan mengazab orang yang mengasihi anak yatim, dan bersikap ramah kepadanya, serta bertutur kata yang manis. Dia benar-benar menyayangi anak yatim dan memaklumi kelemahannya, dan tidak menyombongkan diri pada tetangganya atas kekayaan yang diberikan Allah kepadanya.” (HR. At-Thabrani)

4. Membuka pintu rezeki

Seperti sedekah pada umumnya, sedekah yatim juga dapat menjadi amalan yang dapat membuka pintu-pintu rezeki. Tentunya sedekah yang dimaksud ialah sedekah yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas hanya mengharap ridho Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 261 yang artinya sebagai berikut.

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”

Perlu diingat, bahwa rezeki yang dimaksud tidak hanya dalam bentuk uang saja. Bisa juga dalam bentuk lain seperti halnya kesehatan ataupun pertolongan.

Sedekah Yatim di Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur

Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur mengajak sahabat semua untuk menunaikan sedekah terbaiknya untuk program pemberdayaan yatim dan dhuafa. Untuk menunaikannya, sahabat bisa mengunjungi Asrama Yatim Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur atau secara online dengan menekan tombol di bawah ini.

Leave a Reply