Antara Rezeki dan Menyambung Silaturahmi

Antara Rezeki dan Menyambung Silaturahmi

Silaturahmi adalah menyambung atau mempererat hubungan persaudaraan serta kasih sayang antar kerbat ataupun saudara. Menyambung silaturahmi merupakan salah satu amalan yang mulia dan menjadi sebuah kewajiban bagi setiap muslim yang menginginkan keberkahan bagi dirinya, banyak ayat Al-Quran dan Hadits yang membahas tentang anjuran kepada kita untuk menyambung tali silaturahmi dan menjelaskan berbagai keutamaannya.

Mengenai makna dari silaturahmi Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan dalam Syarh Shahih Muslim bahwa silaturahmi ialah berbuat baik kepada karib kerabat sesuai dengan keadaan orang yang hendak menghubungkan dan keadaan orang yang hendak dihubungkan. Terkadang berupa kebaikan dalam hal harta, terkadang dengan memberi bantuan berupa tenaga, terkadang mengunjunginya dan terkadang juga dengan memberi salam serta dengan cara-cara lainnya.

Adapun silaturahmi dan rezeki memiliki keterkaitan sendiri, dimana salah satu hikmah atau keutamaan dari bersilaturahmi ialah dapat melapangkan rezeki seseorang yang mengerjakannya. Hal itu senada dengan sabda nabi saw. sebagai berikut.

“Rasulullah saw. bersabda : Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau meninggalkan nama sebagai orang baik setelah kematiannya hendaklah ia menyambung silaturahmi”. (Shahih al-Bukhori No 2067)

Hadits diatas selain membahas tentang hikmah dari silaturahmi yakni dilapangkan rezeki dan diberkahi umur melainkan juga sebuah anjuran bagi seorang muslim untuk mempererat silaturahmi dengan sesama saudaranya.

Selanjutnya silaturahmi juga merupakan salah satu bentuk keimanan seorang hamba kepada Allah swt dan hari akhir, sebagaimana sabda nabi saw. dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori berikut.

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah tali silaturahim. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik atau diam” (HR. Bukhari).

Silaturahmi Ditengah Pandemi

Silaturahmi merupakan salah satu amalan yang baik dan bisa dilakukan kapan saja dan kepada siapa saja, terlebih kepada kerabat atau saudara-saudara kita. Namun ditengah kondisi pandemi saat ini silaturahmi mungkin sedikit terkendala dengan adanya pembatasan sosial serta kewajiban menjaga jarak antara satu orang dengan yang lainnya, selain itu ditengah pandemi Covid-19 saat ini diam dirumah merupakan salah satu cara terbaik agar pandemi ini segera berakhir.

Lantas bagaimana cara bersilaturahmi dalam kondisi saat ini? Allah swt. dalam Al-Quran menyebutkan bahwa disetiap kesilitan pasti ada kemudahan, artinya ketika pada masa-masa sulit seperti ini pasti ada juga kemudahan-kemudahan yang diberikan-Nya, terutama dalam bersilaturahmi.

Ditengah kemajuan teknologi yang ada saat ini, kita semua masih bisa bersilaturahmi bersama kerabat atau saudara-saudara kita dengan menggunakan aplikasi video bersama. Kemajuan teknologi tersebut memungkinkan seseorang untuk tetap bersilaturahmi dan tetap menjaga jarak, menghindari kerumunan serta tetap dirumah. Dan dengan memanfaatkan kemajuan yang ada tersebut, kita bisa meraih berkah dan keutamaan dari silaturahmi meskipun berada ditengah pandemi.

Selain dua keutamaan yang telah disebutkan diatas, yakni dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur, silaturahmi juga memiliki banyak hikmah yang dapat kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari daiantaranya, terjalinnya hubungan erat antara kerabat atau saudara, terciptanya keharmonisan sosial serta tumbuhnya rasa saling peduli antara yang satu dengan yang lainnya.

Yuk tetap jaga silaturahmi dengan kerabat dan saudara-saudara kita ditengah pandemic ini dengan cara memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada. Selain itu, ditengah wabah ini kita juga harus senantiasa memperbanyak do’a agar wabah ini segera berakhir dan seluruh sanak family, kerabat dan saudara-saudara kita diberikan kesehatan oleh Allah swt. Aamiin.


Awal bulan dan baru gajian, yuk tunaikan sedekah dan infaq bulanannya di Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur.

Klik disini untuk mendonasikan infaq dan sedekah sahabat.