You are currently viewing 4 Cara Menghemat Pengeluaran saat Kenaikan Harga BBM

4 Cara Menghemat Pengeluaran saat Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM memiliki dampak terhadap para pekerja dan masyarakat pada umumnya. Berikut adalah dampak kenaikan harga BBM bagi pekerja dan beberapa cara menghemat pengeluaran saat kenaikan harga BBM.


Rahmatanlilalamin.or.id – Pemerintah secara resmi menaikan harga BBM pada Sabtu, 3 September 2022.

Harga pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter (naik sekitar 30.7%).

Kemudian,harga solar naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter (naik sekitar 32%).

Dan untuk harga BBM jenis pertamax naik dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Jika diakumulasikan, kenaikan secara keseluruhan untuk ketiga jenis BBM tersebut sekitar 26%.

Dampak Kenaikan BBM Bagi Para Pekerja

Cara Menghemat Pengeluaran Saat Kenaikan Harga BBM

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memiliki pengaruh terhadap hampir seluruh sektor perekonomian, kenaikan harganya tentu dapat memicu timbulnya banyak dampak negatif.

Dari sisi ekonomi, dampak kenaikan BBM ialah dapat menjadi pendorong kenaikan biaya produksi dan juga inflasi, yang mana kedua hal tersebut dapat menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi.

Harga bahan makanan, biaya transportasi, hingga biaya operasional bisnis pun akan secara perlahan namun pasti naik.

Hingga pada akhirnya, yang terkena dampak dari kenaikan harga BBM bukan hanya kelompok tertentu, melainkan seluruh lapisan masyarakat tak terkecuali para pekerja.

Lalu, apa saja dampak kenaikan harga BBM bagi para pekerja? Berikut adalah penjelasannya.

1. Meningkatnya Biaya Hidup

Dampak kenaikan harga BBM yang paling umum dirasakan oleh para pekerja adalah meningkatnya biaya hidup.

Hal itu terjadi karena harga BBM yang naik pasti akan mempengaruhi biaya transportasi, konsumsi, tempat tinggal, dan kebutuhan lainnya.

Dari sektor transportasi, hal ini memiliki pengaruh yang cukup besar baik transportasi pribadi maupun umum.

Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengatakan bahwa kenaikan harga BBM dapat memicu kenaikan tarif angkutan darat mulai dari 5% hingga 15%.

Dengan demikian, kenaikan harga BBM tak menutup kemungkinan dapat menguras sebagian besar pendapatan para pekerja.

2. Turunnya Daya Beli

Dampak selanjutnya adalah turunnya daya beli dalam jangka pendek karena kenaikan biaya hidup.

Para pekerja dalam hal ini harus menekan beberapa pengeluan untuk mencukupi berbagai kebutuhan primer yang harganya mungkin secara berangsur akan naik juga.

3.Berkurangnya Angka Pendapatan

Kenaikan harga BBM tentunya akan memberikan income effect (dampak pendapatan) yang secara riil mengalami penurunan.

Terlebih bagi kamu yang memiliki bisnis sampingan diluar pekerjaan utama, kenaikan harga BBM akan berdampak pada penghasilanmu secara perlahan.

Hal demikian terjadi karena mau tidak mau kamu harus menaikkan harga produk atau jasamu, sebagai penyesuaian atas naiknya beberapa bahan baku dari bisnismu.

Hal itu mungkin secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap konsumen yang merasa keberatan untuk membeli barang atau jasa dengan harga yang lebih tinggi dari sebelumnya.

4. Rentan Terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

Bahan bakar minyak menjadi salah satu bagian terpenting dari operasional perusahaan. Kenaikan harga BBM tentunya akan berpengaruh terhadap meningkatnya biaya produksi perusahaan.

Salah satu dampak dari membengkaknya biaya operasional perusahaan adalah berpotensi terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Hal itu dilakukan perusahaan untuk mengurangi beban produksi sehingga perusahaan mampu bertahan di tengah arus kenaikan harga BBM.

Baca Juga: Tips Atasi Krisis Keuangan Keluarga

Cara Menghemat Pengeluaran saat Kenaikan Harga BBM

Cara Menghemat Pengeluaran Saat Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM tentunya berdampak besar terhadap perekonomian para pekerja dan masyarakat pada umumnya.

Meskipun seluruh harga kebutuhan mengalami kenaikan, kamu tetap dapat menghemat pengeluaran agar tetap seimbang antara pendapatan dan pengeluaran.

Nah, berikut adalah beberapa cara menghemat pengeluaran saat kenaikan harga BBM yang dapat kamu lakukan.

1. Memilih Moda Transportasi yang Lebih Murah

Buntut dari kenaikan harga BBM, biaya transportasi pun mengalami kenaikan.

Nah, untuk menyiasatinya kamu dapat memilih moda transportasi yang lebih murah seperti halnya busway dan KRL sebagai moda transportasi saat pergi dan pulang kerja.

2. Pilih Jalur yang Lebih Dekat

Nah, jika kamu memilih menggunakan kendaraan pribadi menuju kantor, kamu dapat memilih jalur yang lebih dekat.

Tentunya kamu harus menghindari jalur yang macet supaya bahan bakar kendaraanmu sedikit lebih hemat.

3. Cari Penghasilan Tambahan

Salah satu cara agar tetap bertahan hidup di tengah kenaikan semua harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya, ialah dengan mencari penghasilan tambahan.

Dalam hal ini kamu dapat bekerja sebagai freelance ataupun mencoba untuk mengubah strategi manajemen keuangan dengan mulai invetasi atau jenis passive income lainnya.

Investasi dan passive income mungkin manfaatnya tidak dapat kamu rasakan, akan tetapi ia akan menjadi penunjang keuanganmu di masa mendatang.

Baca Juga: Cara Hidup Hemat dalam Rumah Tangga

4. Hindari Perilaku Konsumtif

Hindari perilaku konsumtif agar kamu tidak terlalu terbebani dengan kenaikan harga BBM.

Salah satu caranya ialah dengan menghindari pembelian tidak perlu dan tidak terencana.

Dengan begitu, kamu dapat mengalokasikan seluruh pendapatnmu untuk kebutuhan primer dan investasi yang dapat menjadikan keuanganmu jauh lebih sehat.

Perlu diketahui bahwa menghindari perilaku konsumtif dapat bermanfaat bagi masa depanmu juga.

Referensi:

https://glints.com/id/lowongan/harga-bbm-naik/#.YyQvk3ZBzrf

https://news.detik.com/kolom/d-6293046/dampak-ekonomi-dan-psikologis-kenaikan-harga-bbm

https://www.um-surabaya.ac.id/homepage/news_article?slug=bbm-naik-pakar-ekonomi-um-surabaya-ini-dampaknya-bagi-masyarakat-menengah-ke-bawah

https://nasional.kontan.co.id/news/5-dampak-dari-kenaikan-harga-bbm-yang-bakal-dirasakan-langsung-masyarakat

Leave a Reply