You are currently viewing Empat Hal Berharga Ini Jarang Disadari, Apa Saja?

Empat Hal Berharga Ini Jarang Disadari, Apa Saja?

Empat Hal yang Jarang Disadari – Sahabat, segala hal yang kita alami dalam hidup ini tentu memiliki hikmahnya masing-masing. Baik itu hal yang kita anggap baik ataupun buruk, cepat atau lambat semuanya pasti akan kita sadari hikmah yang terkandung didalamnya.

Hidup ini mengarahkan kita pada sesuatu yang berharga dan sia-sia. Kadang kala kita berada dalam kondisi menyia-nyiakan yang berharga, dan kadang juga kita berada dalam kondisi menganggap yang sia-sia itu berharga.

Hal yang jarang disadari
Mengisi waktu dengan kebaikan dapat menghindarkan dari penyesalan di hari kemudian

Namun, patut kita ketahui bahwasannya menyia-nyiakan sesuatu yang berharga dan menganggap berharga sesuatu yang sia-sia akan mengantarkan kita pada penyesalan. Penyesalan tentunya terjadi setelah segala kesempatan untuk memperbaiki telah pergi.

Sahabat, agar kita tidak terjerumus pada penyesalan, berikut adalah empat hal berharga yang jarang disadari oleh manusia. Semoga dengan membaca menjadikan kita sadar dan lebih memperhatikan sesuatu yang berharga tersebut.

1. Berharganya waktu muda tidaklah disadari kecuali oleh orang yang telah tua

Masa muda adalah masa dimana seluruh kekuatan baik itu tenaga dan pikiran berada dalam kondisi yang optimal. Masa muda tentunya harus dimaksimalkan dengan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan wawasan agar bisa menikmatinya di hari tua nanti.

Masa muda adalah masanya untuk belajar dan menabung banyak hal, untuk itu teruslah menebar banyak kebaikan agar bermanfaat di hari tua karena berharganya masa muda akan disadari disaat usia kita mulai senja. Ceroboh di masa muda, tentunya akan mengantarkan kita pada penyesalan di hari tua, untuk itu perkayalah diri dengan ilmu, amal kebaikan, pengalaman, dan bahkan harta kekayaan di masa muda.

2. Berharganya keselamatan tidaklah disadari melainkan oleh orang-orang yang terkena musibah

Sahabat, musibah atau bencana bisa menimpa diri kita kapan saja. Musibah yang datang tentunya pasti memiliki sebab tersendiri sampai itu terjadi, misalkan banjir yang disebabkan oleh tidak adanya daerah resapan air dan budaya hidup buang sampah sembarangan.

Dalam memaknai musibah, keselamatan adalah sesuatu yang sangat berharga. Tak hanya di dunia, musibah juga akan datang di hari akhir kelak, dan musibah yang sangat berat adalah tidak selamatnya kita untuk masuk surga. Demikianlah, agar terhindar dari berbagai musibah  baik di dunia ataupun akhirat, kita dianjurkan untuk melakukan banyak kebaikan serta tetap mencintai alam dan seluruh isinya.

Hal yang jarang disadari
Penyesalan datang disaat diri tidak memiliki kesempatan untuk mengerjakan kebaikan.

3. Berharganya kesehatan tidaklah disadari kecuali oleh orang yang sakit

Kesehatan menjadi aset yang sangat berharga bagi setiap manusia. Segala bentuk kebaikan tentunya bisa dilaksanakan disaat fisik seseorang berada dalam kondisi sehat dan prima. Dengan demikian, manfaatkanlah masa-masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu karena berharganya kesehatan hanya akan diketahui ketika kita telah jatuh sakit.

4. Berharganya kehidupan tidaklah disadari melainkan oleh orang yang telah meninggal

Hidup merupakan sebuah nikmat besar yang sangat perlu kita syukuri dan isi dengan berbagai amal kebaikan. Ada beberapa ayat dalam Al-Quran yang menyebutkan bahwa banyak diantara orang yang telah meninggal ia meminta dikembalikan lagi ke bumi walau sesaat hanya untuk melakukan kebaikan saja.

Melalui kisah-kisah yang ada dalam Al-Quran tersebut, seharusnya menjadikan pelajaran bahwasannya berharganya hidup akan dirasakan disaat kita telah meninggal. Dengan demikian, jalanilah segala perkara yang diperintahkan oleh Allah dan jauhi segala perkara yang dilarang-Nya.

Baca Juga : 4 Penyesalan Orang yang Sudah Meninggal dalam Al-Quran

Salah satu perkara yang diperintahkan Allah adalah mengerjakan sedekah, dan disebutkan dalam ayat Al-Quran bahwa ada orang yang meminta ditundanya kematian agar bisa bersedekah. Allah SWT berfirman :

“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian) ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.” (QS Al Munafiqun ayat 10).

Leave a Reply