Hikmah dan Manfaat Sifat Dermawan Dalam Kehidupan

Hikmah dan Manfaat Sifat Dermawan Dalam Kehidupan

Ketika semua menyadari bahwa semua yang dimiliki oleh manusia merupakan sebuah titipin, lantas apalah arti kekayaan dan harta yang berlimpah, jabatan, dan pujian kehormatan yang selalu dibangga-banggakan. Semuanya bersifat sementara, untuk itu manusia harus banyak menanam benih-benih kebaikan pada masa hidupnya. Sehingga kelak kebaikan itu pada saatnya akan dituai, baik didunia maupun di akhirat kelak.

Oleh karena itu mari belajar tentang kedermawanan dan indahnya berbagi agar harta, jabatan dan pujian yang menjadi titipan bisa bermanfaat dan menjadi penyelamat. Kedermawanan merupakan sebuah karakter yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. dan para sahabatnya.

Banyak dikisahkan tentang kedermawanan para sahabat yang menjadi penopang dakwah islam pada saat itu, bahkan ada seorang sahabat yang rela mengeluarkan seluruh hartanya untuk kepentingan dakwah islam pada saat itu.

Sahabat, kedermawanan ibarat cahaya yang menerangi gelap dan air jernih yang mengalir, ia memberikan jalan kehidupan dan kebermanfaatan bagi orang lain. Sifat dermawan merupakan energi dahsyat yang memastikan kemanusiaan dimuliakan dan memberikan senyum bagi saudara yang sedang berkesusahan.

Sifat dermawan merupakan energi dan kekuatan yang dapat menolak keserakahan, pelaksana keadilan dan lawan dari berbagai kedzhaliman. Keserakahan, sikap melampaui batas dan kebencian menjadi teduh dengannya. Selanjutnya dengan sifat dermawan juga seorang manusia akan merasakan karunia dan keadilan Tuhan-Nya.

Meneladani Kedermawanan Rasulullah

Rasulullah merupakan sosok yang sangat kaya dan dermawan namun beliau memilih hidup sederhana. Beliau rela mengeluarkan semua harta yang dimilikinya  untuk kemashalahtan umat sementara beliau memilih hidup sederhana meskipun sangat mudah bagi Rasulullah untuk hidup bergelimang harta.

Tidak ada satu orang pun dimuka bumi ini yang memiliki kemurahan hati dan kedermawanan seperti Rasulullah. Sahabat Anas bin Malik bahkan mengatakan bahwa rasulullah adalah sosok manusia yang paling dermawan dan pada bulan Ramadhan Rasulullah menjadi semakin dermawan.

Rasulullah tidak pernah hidup kaya hanya untuk dirinya sendiri. Pada masa hidupnya, Rasulullah selalu hidup untuk orang lain dan demi kebahagiaan orang lain khusunya kebahagiaan umatnya.  Beliau selalu senang ketika melihat orang lain gembira. Bahkan rasulullah meletakan keluarga sebagai bagian akhir dari runut prioritasnya untuk mendapatkan kesenangan.

Dalam kesehariannya Rasulullah merupakan sosok yang selalu berkata “ya” ketika ada seseorang yang mmeinta kepadanya, selama permintaannya tersebut tidak melanggar syari’at. Hal itu menunjukan betapa agungnya kepribadian Rasulullah saw. dengan sifat dermawan yang dimilikinya.

Sifat Dermawan yang dimiliki Rasulullah berhasil diikuti oleh istrinya yakni Khadijah. Khadijah merupakan muslimah pertama dalam sejarah islam dan termasuk kedalam golongan Assabiqunal Awalun. Khadijah merupakan sosok wanita terkaya di kota Mekkah dan beliau menginfakan semua hartanya di jalan Allah.

Sikap dermawan dan akhlak yang baik merupakan sesuatu yang dianjurkan dalam islam. Kedermawanan dan akhlak baik merupakan sebuah jalan yang bisa ditempuh untuk mencapai kesempurnaan islam.

Semoga kita semua digolongkan kedalam orang-orang dermawan, dan semoga juga apa yang telah kita berikan untuk membantu orang lain baik berupa harta, tenaga, maupun pikiran menjadi kebaikan yang diterima oleh Allah dan akan dituai kenikmatannya baik di dunia maupun di akhirat kelak. Aamiin