Jangan Pernah Menunda Untuk Berbuat Baik

Jangan Pernah Menunda Untuk Berbuat Baik

Sahabat, Allah swt. senantiasa mencatat kebaikan-kebaikan yang dikerjakan oleh hambanya, sekecil apapun itu, kebaikan akan dicatat sebagai kebaikan. Akan tetapi kita tidak pernah mengetahui kebaikan mana yang akan menjadi pahala dan menyelamatkan kita di akhirat kelak, untuk itu sebagai seorang mukmin sudah selayaknya kita memperbanyak perbuatan baik.

Ketika kita berniat untuk sebuah kebaikan Allah telah mencatatnya sebagai kebaikan meskipun hal itu belum dilakukan, akan tetapi bersegera melakukan kebaikan jauh lebih baik, sebab terkadang kita malah sering menunda-nunda untuk melakukan kebaikan seraya berkata ” Ah, nanti saja, masih banyak waktu”.

Sahabat, ketahuilah bahwasannya menunda-nunda kebaikan merupakan salah satu strategi Syaitam dalam melancarkan misinya yakni menjauhkan manusia dari perbuatan baik, sehingga dengan berkata “ah nanti saja” seringnya membuat kita tidak sempat untuk melakukan kebaikan seperti yang telah diniatkan. Adapun menunda-nunda kebaikan disebut juga dengan penyakit At-Taswif (Menunda-nunda kebaikan). Jangan sampai kita menjadi orang yang menyesal karena sering menunda-nunda kebaikan, Allah swt berfirman :

“dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam, pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu. ”Dia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.” (QS Al Fajr 23-24)

Suatu ketika ada seseorang yang datang kepada Nabi SAW seraya bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya?” Lalu, beliau menjawab, “Bersedekah selama kamu masih sehat, bakhil (suka harta), takut miskin, dan masih berkeinginan untuk kaya. Dan janganlah kamu menunda-nunda, sehingga apabila nyawa sudah sampai di tenggorokan maka kamu baru berkata, “Untuk fulan sekian dan untuk fulan sekian’, padahal harta itu sudah menjadi hak si fulan (ahli warisnya.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Salah satu pelajaran yang terkadandung dalam hadits diatas yakni menganjurkan kepada kita untuk bersegera bersedekah dan melakukan amalan-amalan kebaikan yang lainnya. Tegasnya berbauat baik jangan ditunda-tunda dan harus dilaksanakan. Sebab, bisa jadi ketika kita menunda-nunda amal kebaikan, amal kebaikan itu tidak terlaksana. Hal itu dikarenakan kita tidak pernah mengetahui kapan ajal akan menjemput kita dan kita tidak sempat melakukan amal baik tersebut.

Selain itu, ketika kita menunda-nunda amal baik bisa jadi menyebabkan niat kita menjadi berubah karena menundanya, sebab bisa jadi hal tersebut membuka hawa nafsu dan syaitan untuk mengganggu dan menggoada kira agar tidak melakukan kebaikan. Seperti diketahui, bahwa syaiatan akan senantiasa menggoda kita dari berbagai arah agar kita jauh dari kebaikan yang diridhai Allah.

Menyegerakan diri untuk melakukan kebaikan juga merupakan salah satu cara agar kita terjebak oleh dua nikmat yang diberikan oleh Allah swt. kepada kita, yakni nikmat sehat dan waktu luang. Waktu luang dan sehat merupakan waktu yang tepat untuk melakukan kebaikan sebelum datang waktu yang sempit dan sakit.

Kelak waktu luang dan sehat juga dimintai pertanggung jawab di hadapan Allah swt.  sehingga jika kita mengisinya dengan melakukan kebaikan maka itu akan menjadi penyelamat bagi kita, adapun sebaliknya ketika waktu luang dansehat tersebut tidak dapat dimanfaatkan dengan baik maka bisa jadi akan mencelakakan kita dihari kemudian.

Sahabat, bersegera, bergegas, bercepat-cepatlah dalam melakukan kebaikan, jangan sampai ditahan-tahan lalu menundanya. Ketika memiliki sedikit kelebihan harta, maka bersegeralah untuk bersedekah, jika memiliki waktu dan keinginan untuk tilawah maka segeralah bertilawah, sebab ketika seorang hamba mendekatkan diri kepada Allah dengan berjalan, maka Allah akan mendekati hambanya dengan berlari.

Yuk tunaikan kebaikanmu dengan menunaikan Sedekah, Infaq, Zakat dan Wakaf di Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur, Sahabat bisa mengirimkan donasi terbaiknya ke nomor rekening berikut.

BCA No. Rek. 2303279946

Mandiri No. Rek. 166.000.089.495.6

Bank BRI No. Rek. 0652.01.000182.30.4

Bank Permata Syari’ah No. Rek. 07.014.071.80

A / N Yayasan Rahmatan Lil-Alamin

Klik disini untuk konfirmasi.