Karna Allah bersama orang-orang yang sabar

Karna Allah bersama orang-orang yang sabar

Sabar itu harus ada pada 3 kondisi:
.
1. SABAR saat menjalani perintah Allah (taat , beramal sholeh, ibadah) walau terasa berat bagi sebagian orang, maka harus sabar dalam ketaatan.
.
2. SABAR saat tertimpa musibah,ujian sakit, masalah, bencana alam dan ujian hidup lainnya..
3. SABAR dalam menjauhi semua larangan Allah (tidak mendekati zina,tidak mendekati alkohol dan menjauhi dosa lainnya) walaupun ada kesempatan dan mampu berbuat dosa tapi dia tahan dan sabar dalam menjauhinya.
.
.
Sesungguhnya di balik peristiwa memilukan atau ujian itu terdapat hikmah dan pelajaran yang banyak bagi mereka yang bersabar dan menyerahkan semuanya kepada Allah yang telah mentakdirkan itu semua untuk hamba-Nya
.
.
Inspirasi @sahabatsurga
Setiap nikmat yang tidak mendekatkan diri kepada Allah, maka nikmat itu hakikatnya adalah musibah … (Abu Hazim, Hilyatul Auliya’)
.

Maka, berhati-hatilah ketika kita diberi aneka kesenangan dan kemudahan dalam banyak hal, akan tetapi ketaatan kita tidak bertambah, justru semakin berkurang, atau semakin akrab dengan kemaksiatan (dosa) atau bahkan menjalankan keduanya.. ibadah jalan maksiat juga jalan.
.
.
Boleh jadi, itu adalah sebentuk istidraj (mengulur-ulur) dan imlâ’ (penangguhan) dari Allah Ta’ala akan datangnya sesuatu yang menyakitkan … (QS Al-Qalam, 68:44-45)
.
. 🥝 … Sesungguhnya, Nabi ﷺ pernah bersabda, “Apabila engkau melihat Allah memberi seorang hamba kelimpahan dunia atas maksiat-maksiatnya, atau apa yang dia suka, maka ingatlah sesungguhnya itu adalah istidraj.”
.
.

Beliau kemudian membacakan ayat ke-44 dari surah Al-An’âm. “Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu kesenangan untuk mereka. Sehingga, jika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.”
.
.
Klik Like ❤ , Komentar yg sopan
Tag dan share
.
@kalamberhijrah

Leave a Reply