You are currently viewing 8 Manfaat Memberikan Pertolongan Pada Kaum Dhuafa

8 Manfaat Memberikan Pertolongan Pada Kaum Dhuafa

Rahmatanlilalamin.or.id – Setiap manusia mendapat perintah untuk senantiasa memberikan pertolongan dan bantuan kepada kaum dhuafa atau orang-orang lain yang berada dalam kesulitan. Bagi siapa saja yang melaksanakan perintah tersebut, maka ia mendapatkan derajat sebagai orang taat serta berbagai manaat yang akan didapatkannya baik di dunia maupun akhirat.

Perintah menolong kaum dhuafa sendiri telah terdapat dalam firman Allah SWT sebagai berikut:

وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros”. QS. Al-Isro ayat 26.

Menolong kaum dhuafa atau orang yang membutuhkan menjadi salah satu hal yang seharusnya dilakukan dengan cara mengeluarkan sebagian harta yang dimiliki. Hal ini sesuai dengan ayat Al-Quran yang menyebutkan bahwa dalam harta terdapat hak orang miskin yang wajib dikeluarkan. Allah SWT berifrman:

وَفِىٓ أَمْوَٰلِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّآئِلِ وَٱلْمَحْرُومِ

“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.” QS. Adz-Dzariat ayat 19.

Manfaat Berbagi Pada Kaum Dhuafa

Berikut adalah manfaat berbagi dan menolong kaum dhuafa yang akan didapat oleh seorang dermawan.

1. Diselamatkan dari kesulitan pada hari kiamat

Salah satu janji Allah bagi siapa saja yang memberikan bantuan kepada para dhuafa adalah disealamatkan dari kesulitan pada hari kiamat kelak. Allah SWT berfirman:

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. (Sambil berkata) Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan. Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati.” QS. Al-Insan 8-11.

2. Menjadi insan yang selalu bersyukur

Rasa syukur terkadang sulit ditimbulkan dalam hati seseorang, namun terkadang rasa syukur tersebut dapat datang ketika melihat orang lain yang berada di bawah kita. Namun, demikian bersyukur menjadi salah satu perasaan yang harus dihadirkan dalam kondisi apapun.

Saat berbagi dan menolong orang lain kita akan melihat bagaiman kehidupan mereka di luar sana. Setelah itu mungkin kita akan merasa bahwa kehidupan kita tidak lebih buruk daripada mereka sehingga menjadikan kita bersyukur dan menyadari betapa banyaknya nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.

3. Memperoleh rezeki dan pertolongan Allah

Sudah kita pahami bahwasannya saat kita berbagi dan mengeluarkan sebagian harta kita untuk membantu orang lain maka Allah akan membalasnya dengan balasan terbaik. Baik dibukakannya pintu-pintu rezeki, kesehatan yang paripurna, ataupun dihindarkan dari berbagai marabahaya yang bisa saja ada.

Dari Abu Darda’ ia berkata: Rasulullah SAW bersabda “Carilah keridhaanku dengan berbuat baik kepada orang-orang lemah, karena kalian diberi rezeki dan ditolong disebabkan orang-orang lemah di antara kalian.” (HR. Abu Dawud).

4. Meningkatkan rasa empat terhadap sesama

Perasaan empati terhadap sesama akan muncul ketika ia diasah dan dilatih, salah satu untuk melatihnya ialah dengan membiasakan diri untuk berbagi dan menolong orang lain.

Saat berbagi, kita akan menemukan bagaimana sulitnya orang lain mendapat makan dan juga tinggal dalam keadaan yang nyaman, atau pun berbagai hal yang membuat hidupnya serba terbatas dan kekurangan.

5. Hidup jadi lebih manfaat

Secara fitrah, setiap manusia ingin hidupnya memiliki arti atau manfaat bagi orang-orang yang berada di sekitarnya. Untuk menumbuhkan fitrah tersebut, seseorang dapat menjadikan berbagi sebagai bagian dari dalam dirinya.

Berbagi dalam hal ini adalah aktivitas yang dapat memberikan manfaat bagi penerimanya, ia dapat mengatasi kesulitan dan mengusir kehidupan serta menjadikan seseorang hidup lebih baik.

6. Melembutkan hati yang keras

Berbagi terutama berbagi makanan kepada kaum dhuafa menjadi amalan yang dapat melembutkan hati seseorang. Dalam salah satu hadits, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya seseorang datang mengadu kepada Rasulullah atas keras hati yang dialaminya, beliau bersabda: Usaplah kepala anak yatim dan beri makanlah orang-orang miskin”. (HR. Ahmad)

7. Mempererat silaturahmi dan persaudaraan

Memberi bantuan dan perolongan kepada orang lain adalah salah satu jalan untuk membangun silaturahmi dan semangat persaudaraan. Saat silaturahmi semakin erat dan persaudaraan kian kuat, maka akan timbul kebersamaan yang kuat, saling mendukung, dan saling menghargai satu sama lain.

Demikianlah beberapa manfaat saat kita memberikan pertolongan kepada orang yang membutuhkan atau kaum dhuafa. Semoga menjadi motivasi untuk senantiasa berbagi dan menebar manfaat terhadap sesama khususnya kaum dhuafa.

Leave a Reply