You are currently viewing Maulid Nabi Muhammad Saw, Ini Sifat Nabi yang Patut Dicontoh

Maulid Nabi Muhammad Saw, Ini Sifat Nabi yang Patut Dicontoh

Maulid Nabi Muhammad SAW – 12 Rabiul Awal 1443 H yang bertepatan pada 18 Oktober 2021 merupakan hari yang mengandung banyak nilai sejarah bagi umat islam. Hari ini merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang menjadi kehormatan dan peristiwa besar bagi umat islam. Tentunya pada setiap peristiwa akan muncul banyak hikmah yang dapat kita ambil dan kemudian kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW, ada banyak cara yang bisa kita lakukan sebagai wujud kecintaan kita kepadanya. Diantaranya adalah dengan menghidupkan malam dengan lantunan ayat suci Al-Quran, dzikir, shalawat, serta mengingat kembali sisi kehidupan Nabi SAW.

Maulid Nabi Muhammad SAW
Rasulullah adalah orang paling dermawan.

Rasulullah merupakan teladan utama bagi umat islam. Berbicara tentang suri tauladannya, tak akan pernah habis untuk diceritakan dan diambil hikmahnya. Hal itu dikarenakan pada setiap langkah dan sisi kehidupan beliau selalu terkandung suri tauladan yang baik bagi umat islam.

Sebagai seorang mukmin sudah menjadi keharusan bagi kita untuk mengambil suri tauladan dari setiap sisi kehidupan beliau. Momen peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tentunya menjadi momen yang tepat bagi kita untuk membaca kembali sisi-sisi kehidupan beliau yang didalamnya terkandung banyak hikmah dan suri tauladan yang baik bagi umat islam.

Diantara banyaknya suri tauladan dari sisi kehidupan Rasulullah SAW, kedermawanan dan kesederhanaan beliau menjadi salah satu sifat yang wajib kita jadikan sebagai contoh dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenai kedermawanan beliau, tentu kita mengetahui bahwa beliau tidak pernah mengatakan tidak ketika dimintai sesuatu oleh seseorang khususnya bagi fakir miskin. Diriwayatkan dari Jabair bin Abdullah, “Nabi belum pernah dimintai oleh seseorang tentang sesuatu kemudian menjawabnya tidak.” (HR. Muslim).

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah merupakan orang yang paling dermawan. Ibnu Abbas berkata “Rasulullah adalah orang yang paling dermawan. Kedermawanan beliau sangat tampak ketika bulan Ramadhan, yaitu ketika bertemu malaikat Jibril. Setiap malam selama Ramadhan, beliau bertemu dengan malaikat Jibril untuk tadarus Alquran di hadapannya. Sungguh kebaikan Rasulullah lebih nikmat dirasakan daripada semilirnya angin yang sepoi-sepoi,” (HR Bukhari, Muslim, Ahmad).

Sahabat, kedermawanan merupakan salah satu akhlak Rasulullah yang wajib kita teladani. Dalam islam, kedermawanan merupakan salah satu jalan yang kita tempuh untuk meraih surga-Nya. Sebaliknya, sifat kikir merupakan jalan yang dapat mengantarkan kita menuju neraka dan wajib kita kita hindari.

Maulid Nabi Muhammad SAW
Kesederhanaan mengajarkan semuanya untuk tidak berlebihan.

Selain itu, Rasulullah juga merupakan orang yang senantiasa hidup dengan sederhana dan tidak berlebihan. Meskipun beliau mampu untuk hidup berkecukupan dan bahkan berhak untuk itu, akan tetapi beliau lebih memilih hidup dengan sederhana. Kesederhanan hidup atau minimalis seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi merupakan gaya hidup yang sudah seharusnya kita terapkan.

Baca Juga : Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Gaya hidup sederhana atau minimalis mengajarkan kita untuk senantiasa hidup bermegah-megahan atau berlebihan dalam masalah kepemilikan harta. Kesederhanaan hidup mengajarkan kita untuk lebih bertanggung jawab tentang apa yang kita miliki saat ini, hal itu dikarenakan setiap harta benda yang kita miliki akan dimintai pertanggung jawaban di hari akhir kelak.

Sahabat, mari kita jadikan momen peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini sebagai momen untuk meningkatkan kedermawanan kita terhadap sesama serta menumbuhkan kebiasaan hidup yang sederhana (minimalis). Dimana keduanya akan memberikan banyak manfaat baik untuk orang lain ataupun diri sendiri.

Bagikan Artikel Ini

Leave a Reply