Mengapa Silaturahim Sangat Dianjurkan Dalam Islam?

Mengapa Silaturahim Sangat Dianjurkan Dalam Islam?

Melaksanakan silaturahmi merupakan wujud atau bukti keimanan dalam diri seseorang, dimana tujuan dari silaturahmi tersebut ialah untuk menyambung dan mempererat tali persaudaraan. Akan tetapi, sebaliknya bagi orang yang memutuskan silaturahim termasuk orang yang tercela, dan dampaknya di dunia ia akan dijauhi oleh manusia dan di akhirat kelak akan mendapat kemurkaan dari Allah swt.

Tentunya kita menyadari bahwa tidak ada seorang pun di dunia yang tidak pernah berbuat salah, apalagi dalam hubungannya dengan sesamanya. Dan salah satu yang sering menjadi bahan pertikaian yang dapat mengakibatkan perpecahan dan jatuhnya korban jiwa adalah perbedaan pendapat. bahkan hal tersebut juga bisa terjadi gara-gara yang sangat sepele.

Rasulullah saw bersabda : “Dua golongan dari manusia yang diabaikan allah pada hari kiamat, yaitu orang yang memutuskan silaturahim  dan tetangga yang buruk kelakuannya”. (HR Ad-Dailami).

Silaturahmi adalah salah satu sendi islam yang dapat mempersatukan umat islam serta mengatur mengatur hubungan antarmanusia. Baik dalam garis keturunan maupun dalam kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat.

Dalam Al-Quran Allah swt. menekankan supaya orang menjaga baik-baik hubungan silaturahim, saling berkasih sayang, dan saling membantu dalam kebajikan dan takwa. Adapun manfaat silaturahim ini sangat besar sekali bagi orang yang giat melakukannya.

Silaturahim dapat memperkokoh tali persaudaraan, meningkatkan persatuan, mempertautkan keturunan yang berpencar-pencar dan saling menjauh, menghindarkan perpecahan, menguatkan sektor ekonomi menyamakan visi dan misi.

Rasulullah saw. bersabda : “yang paling utama dari keutamaan adalah menghubungkan silaturahim  kepada orang yang memutuskan kekeluargaan kepadamu, memberi kepada orang yang kikir kepadamu, dan memaafkan kepada orang yang menganiayamu.” (HR Tabrani).

Sahabat, tak ada masalah yang sulit bila semuanya diselesaikan dengan cara musyawarah dan tidak ada musyawarah yang dijalin tanpa adanya silaturahim. Silaturahim harus keluar dari  hati dan niat yang ikhlas serta dengan tujuan yang baik tanpa harus dihalangi oleh kedudukan ataupun status sosial yang ada.

Hingga pada akhirnya dengan tujuan silaturahmi orang kaya tidak lagi merasa segan dan sungkan untuk mengunjungi orang yang miskin tanpa ada yang merasa terhina. Sebab dengan silaturahmi semuanya saling menyadari bahwa status sosial dalam kehidupan tidak dapat menjadi ukuran tinggi dan rendahnya martabat manusia.

Keutamaan Silaturhami

Menyambung tali silaturahmi bisa dilakukan kapan saja dan dengan siapa saja terutama dengan saudara-saudara dan orang-orang terdekat kita. Menjalin silaturahmi tentunya akan melipatgandakan kebaikan dan keberkahan. Berikut lima keutamaan silaturahmi yang bisa didapatkan.

1. Diluaskan rezeki dan dipanjangkan umurnya

“Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi” (HR. Bukhari – Muslim). Sahabat dengan bersilaturahmi akan mendapatkan keutamaan untuk melapangkan atau meluaskan rezeki.

2. Menjaga kerukunan dan persatuan

Sahabat, silaturahmi dapat menjaga kerukunan dan keharmonisan antar sesama, yang sebelumnya kita memiliki salah dan belum sempat meminta maaf, maka dengan bersilaturahmi kita bisa meluruskan keadaan. Dengan silaturahmi kita bisa menyelesaikan berbagai masalah yang ada, saling memaafkan dan bisa hidup rukun saling berdampingan.

3. Menjaga kesehatan mental

Manfaat silaturahmi bisa kembali kepada diri sendiri. Silaturahmi juga cukup baik untuk menjaga kesehatan mental, dimana ketika bersilaturahmi kita mungkin akan saling bercengkerama, saling bertanya kabar, dan bertukara cerita dengan orang-orang terdekat kita bisa meningkatkan mood.

Dengan silaturahmi juga dapat menghadirkan kembali rasa bahagia dan perasaan positif yang baik untuk kesehatan mental kita. Semoga kita semua dapat menjalin dan mempererat silaturahmi dengan saudara-saudara kita. Aamiin