Mengetuk Pintu Langit, Membuka Pintu Keajaiban Dengan Do’a

Mengetuk Pintu Langit, Membuka Pintu Keajaiban Dengan Do’a

 

Do’a Merupakan rantaian kata yang paling indah, penyejuk hati penumbuh asa, penghilang duka dan lara. Do’a, Lebih tajam dari pada pedang, Lebih dahsyat daripada dentuman meriam, Lebih manjur dari segala ramuan obat, dan lebih solutif dalam mengatasi berbagai goncangan masalah. Do’a merupakan wujud penghambaan diri manusia sebagai makhluk kepada Allah swt. Do’a juga berkedudukan sebagai pangkal Ibadah yang memiliki peran yang sangat besar atas pengharapan dan permohonan hamba kepada Allah.

Sebagai senjata orang-orang yang beriman, do’a juga termasuk kedalam bagian ibadah kepada Allah swt, tentunya bernilai pahala bagi yang menunaikannya. Adapun bagi orang yang tidak pernah berdo’a, mengetuk pintu langit mengharapkan karunianya maka ia termasuk kedalam orang yang sombong, seolah-olah ia tidak butuh atas pertolongan Allah.

Do’a juga dapat dijadikan sebagai wasilah atau sarana untuk mencapai keinginan atau cita-cita yang hendak di capai. Do’a yang ikhlas dan dilengkapi dengan keyaqinan kepada Allah serta adab-adab dalam berdo’a akan mengantarkan seorang hamba kepada apa yang ia cita-citakan.

Allah swt berfirman : “Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku maka jawablah bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintahKu dan hendaklah mereka beriman kepadaKu agar mereka berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah:186).

Tidak Ada Yang Mustahil Jika Allah Berkehendak

“Tidak ada yang mustahil jika Allah berkehendak”, Ungkapan bijak yang mengandung optimisme jika diucapkan dengan penuh penghayatan dan pemahaman akan kata tersebut. Tentu saja kata tersebut sangat  mudah untuk diucapkan, namun sedikit sekali yang meyakininya dengan sungguh-sungguh.

Adakalanya seorang hamba diuji dengan sesuatu yang menurut akal dan pikirannya sudah mustahil untuk dilalui, hingga tidak sedikit yang memilih untuk berputus asa, putus harapan dan memilih cara yang salah untuk menyelesaikannya. Ia merasa bahwa Allah swt. membebaninya dengan beban yang berat, sehingga baginya dunia terasa hampa dan gelap seolah berada dalam lorong yang sempit dan gelap.

Padahal Allah swt berkata dalam firman-Nya. “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah : 286).

Tidak sedikit yang diuji dengan berbagai penyakit, kesusahan, lilitan utang, bencana alam dan juga rasa sedih yang mendalam. Namun, bukankan seorang mukmin memiliki senjata yang tajam, dahsyat dan obat mujarab yang bisa memberikan berbagai solusi terhadap masalah yakni untaian kata spesial dan penuh harap yang bisa dikirim kepada-Nya dalam bentuk do’a.

Maka ketuklah pintu langit itu agar terbuka. Tengadahkanlah tangan dengan mengangkatnya sambil berbisik, mengaturkan doa kepada-Nya degan penuh cucuran air mata. Ungkapkanlah pada-Nya “Duhai Dzat Yang Maha Perkasa, Maha Kuasa atas segala-Nya, Yang mengabulkan do’a dan permohonan serta memberikan kemudahan terhadap hamba-Nya. hamba yang hina ini memohon pada-Mu, ampunilah dosa-dosa hamba, kabulkanlah permohonan hamba”.

Maka niscaya tidak ada yang mustahil bagi-Nya, Dunia akan terasa terang benderang dengan cahaya-Nya. Dia Maha Mengasihi dan Merahmati serta Maha Penyayang kepada hamba-Nya. Ia tidak mungkin menghendaki hamba-Nya berada dalam kesempitan dan kesengsaraan. Pintu Langit akan terbuka ketika seorang hamba melangitkan do’a-do’anya, dan keajaiban-keajaiban datang sebagai wujud pengabulannya yang mungkin kita sendiri tidak menyangka dan hampir tidak percaya.

Do’a Bersama Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur

“Do’a bersama Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur” merupakan salah satu program rutin yayasan yang dilaksanakan satu pekan sekali pada hari kamis malam jum’at. Dimana dalam do’a bersama tersebut menghadirkan kurang lebih 100 anak-anak yatim.

Selain berdo’a, agenda tersebut juga dilengkapi dengan santunan kepada para anak yatim dan dhuafa yang hadir. Diharapkan dengan kehadiran anak yatim dalam doa’a tersebut serta dilengkapi dengan santunan kepada mereka, menjadi salah satu washilah terkabulnya do’a-do’a kita serta menjadi amal shaleh yang akan memberatkan timbangan kebaikan diakhirat kelak.

Dikarenakan pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini, maka do’a bersama digelar secara virtual, dengan tujuan untuk menghindari kerumunan dalam rangka mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut. Bagi sahabat yang ingin berpartisipasi baik itu berupa sedekah dan infaq ataupun berupa nasi box bisa menghubungi kami. Selain itu bagi sahabat yang ingin mengikuti prosesi do’a bersama dari awal sampai akhir bisa bergabung di channel yaotube kami Rahmatan Official.

Semoga apa yang sahabat berikan baik berupa uang santunan, nasi box dan lain sebagainya menjadi keberkahan bagi semuanya. Dan juga semoga apa yang sahabat do’akan dan harapkan dikabulkan oleh Allah swt. Aamiin