You are currently viewing Meniru Semangat Sedekah Umar bin Khattab

Meniru Semangat Sedekah Umar bin Khattab

Sedekah Umar bin Khattab – Umar bin Khattab merupakan salah satu sahabat Nabi yang dikenal karena ketegasan dan keberaniannya. Umar adalah sahabat nabi yang senantiasa menemani perjalanan dakwah nabi SAW dan juga menjadi khalifah selepas wafatnya Abu Bakar Ash-Shidiq.

Umar juga termasuk dalam golongan orang-orang yang pertama masuk Islam. Ia juga turut serta hijrah dari Mekkah ke Madinah. Rasulullah SAW memberinya gelar atau julukan Al-Faruq yang memiliki arti sang pembeda, hal itu dikarenakan ia dapat membedakan antara yang benar dan yang batil. Dalam sebuah hadits Nabi, umar disebutkan sebagai salah sahabat yang dijamin masuk surga.

Sedekah Umar bin Khattab

Umar bin Khattab memeluk islam di Mekkah setelah puluhan orang lainnya juga turut masuk dalam islam. Sebelum masuk islam, Umar merupakan salah seorang yang menentang dakwah dan juga sangat membenci Nabi serta selalu meneror para pengikutnya.

Umar bin Khattab merupakan salah satu sahabat yang di doakan Rasulullah untuk masuk Islam karena beliau menganggap Umar adalah sosok yang dapat membantu jalannya dakwah islam dengan pengetahuan dan keahlian yang dimilikinya.

Umar bin Khattab adalah sahabat Nabi yang rajin bersedekah dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Mungkin diantara sahabat semua pernah bahkan sering mendengar kisah beliau dalam bersedekah dan berlomba dalam kebaikan bersama sahabatnya yang lain yakni Abu Bakar.

Suatu hari Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat untuk menginfakan hartanya, para sahabat termasuk Umar kemudian menunaikan perintahnya. Umat merupakan sahabat Nabi yang senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan, dalam dirinya ia berkata ‘hari ini aku mendahului Abu Bakar Ash-Shidiq’, Kemudian Umar datang kepada Rasulullah dengan membawa setengah dari seluruh harta yang dimilikinya sebagai sedekah.

Rasulullah kemudian menanyakan pada Umar mengenai apa yang ia sisakan untuk keluarganya. Umar menjawab bahwa ia meninggalkan setengah dari harta yang ia milikinya. Tak lama setelah itu, datanglah Abu Bakar dengan membawa seluruh harta yang dimilikinya. Rasulpun bertanya kepada Abu Bakar harta apa yang ia sisakan untuk keluarganya. Abu Bakar menjawab bahwa ia menyisakan Allah dan Rasul bagi keluarganya.

Baca Juga : Empat Penyesalan Orang yang Sudah Meninggal

Mendengar penjelasan Abu Bakar, Umar kemudian berkata ‘aku tidak mampu melampauimu (Abu Bakar) selamanya’. Kisah mengenai Umar bin Khattab tersebut telah dituliskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.

Dalam kisah lain yang diceritakan bahwa Umar selalu menyedekahkan harta yang ia senangi. Artinya, jika ada harta beliau yang ia senangi maka Umar akan menyedekahkannya. Hal tersebut dilakukan semata-mata mengamalkan salah satu ayat dalam Al-Quran yakni QS. Ali Imrah ayat 92 sebagai berikut.

“Kamu Sekali-Kali Tidak Sampai Kepada Kebajikan (Yang Sempurna), Sebelum Kamu Menafkahkan Sehahagian Harta Yang Kamu Cintai. Dan Apa Saja Yang Kamu Nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah Mengetahuinya.”

Masyaallah betapa antusiasnya Umur bin Khattab berlomba dalam kebaikan dan bersedekah. Diatas hanyalah sebagian dari kisah betapa semangatnya Umar bin Khattab dalam bersedekah yang bis akita teladani. Begitu besarnya cinta Umar bin Khattab kepada Allah sehingga ia rela menyedekahkan harta yang ia cintai.

Sahabat, setiap kisah para sahabat dan orang shaleh terdahulu tentu mengandung banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kisah sedekah Umar bin Khattab diatas semoga kita diberikan keringanan untuk menunaikan sedekah dan diberi kelancaran rezeki sehingga mampu bersedekah serta memberikan manfaat yang seluas-luasnya. Aamiin

Leave a Reply