Mensyukuri Kemerderkaan Dengan Sepenuh Hati

Mensyukuri Kemerderkaan Dengan Sepenuh Hati

75 tahun yang lalu bertepatan pada 17 Agustus 1945, Republik Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya ditandai dengan oembacaan teks proklamasi oleh Ir. Soekarno dan pengibaran bendera merah putih.

Kemerdekaan yang diperjuangkan dengan tumpah darah para pahlawan bangsa tersebut sampai saat ini masih bisa kita nikmati bersama-sama, sebagaiĀ  bangsa yang besar tentunya kita harus menghargai jasa-jasa para pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan, salah satunya dengan memperingati hari kemerdekaan serta mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

Dikarenakan pandemi Covid-19 yang terus mewabah diseluruh penjuru negeri, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mungkin bagi sebagian masyarakat tahun ini terasa hampa.

Hampir semua bentuk yang berkaitan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pelaksaannya dilakukan dengan cara yang sederhana bahkan ada sebagian juga yang ditiadakan. Namun, Keadaan yang saat ini kita lalui bersama jangan sampai jadi hambatan kita untuk senantiasa bersyukur atas kemerdekaan bangsa ini.

Bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah swt. merupakan kewajiban bagi seorang muslim, kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi apapun. Allah swt. menjanjikan akan menambahkan kenikmatan kepada siapapun yang bersyukur atas nikmat yang telah diberikannya.

ā€œDan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih.” (QS Ibrahim [14]: 7).

Adapun salah satu bentuk dari rasa syukur kita atas nikmat yang telah diberikan oleh-Nya ialah dengan menjaga dan merawat nikmat itu dari berbagai hal yang bisa merusaknya. Yang menjadi pertanyaan saat ini ialah, Apa yang harus dilakukan untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan dibawah cengkeraman Covid-19?

Yang harus kita lakukan saat ini ialah berupaya semaksimal mungkin untuk melawan dan melumpuhkan Covid-19 dengan semangat kemerdekaan dan penuh rasa syukur.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, Covid-19 hadir merusak kemerdekaan bangsa ini, Bahkan dengan kehadirannya, Virus ini seolah-olah menjajah, mendikte, membatasi, serta menekan bangsa ini. Bahkan sejak lima bulan terakhir mencekam Indonesia, ribuan anak bangsa telah terbunuh olehnya, baik yang secara langsung terkena virus ataupun bagi orang-orang yang terkena dampaknya.

Dengan semangat kemerdekaan, Tugas para generasi bangsa saat ini bukanlah berperang menggunakan senjata melawan para penjajah, melainkan perjuangan yang harus dilakukan oleh seluruh anak bangsa saat ini ialah, mengikuti segala aturan protokol kesehartan yang berlaku, guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Sebab, perjuangan melawan virus ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah serta para tenaga medis, perjuangan akan lebih efektif dan membuahkan hasil ketika seluruh elemen masyarakat bersatu padu berjuang melawan virus ini, dengan mengikuti seluruh aturan dan protokol kesehatan yang berlaku.

Meskipun berada ditengah pandemic yang mengharuskan semuanya serba dibatasi, semangat kemerdekaan haruslah tetap berada dalam hati, sehingga dalam keadaan apapun kita mampu mensyukuri salah satu nikmat yang teramat besar, yakni kemerdekaan itu sendiri.

Salah satu wujud dari rasa syukur atas kemerdekaan adalah mengisinya dengan berbagai kegiatan dan aktivitas yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun yang lainnya. Terlebih dalam keadaan pandemic saat ini, kegiatan yang bermanfaat itu bisa dialihkan kepada kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan melawan pandemic sehingga NKRI normal kembali.

Meskipun tahun ini peringatan hari kemerdekaan terasa hampa, yuk kita syukuri nikmat yang besar ini dengan cara mengisinya dengan berbagai kegiatan positif, bermakna dan bermanfaat sehingga bisa menghasilkan karya terbaik yang sangat bermanfaat untuk kemajuan bangsa ini.