You are currently viewing Lima Pilihan Minyak Goreng Sehat untuk Memasak, Apa Saja?
(Foto: Pexels)

Lima Pilihan Minyak Goreng Sehat untuk Memasak, Apa Saja?

Tidak bisa dipungkiri bahwa menggoreng makanan merupakan metode memasak yang mudah dan menghasilakn makanan yang lezat. Namun demikian, agar tetap berdampak baik bagi tubuh kamu harus memilih minyak goreng yang paling sehat dan aman untuk memasak.

Minyak sendiri erat kaitannya dengan lemak, yang mana terdapat beberapa jenis lemak yang bisa ditemui pada minyak goreng yang kamu gunakan untuk memasak.

Setidaknya ada tiga jenis kandungan lemak sehat dan dampaknya bagi kesehatan pada minyak goreng antara lain: Pertama lemak jenuh yang berdampak pada meningkatnya kolestrol dan resiko penyakit jantung  jika dikonsumsi secara berlebihan.

Minyak Goreng Sehat
Menggoreng merupakan metode memasak yang disebut menghasilkan banyak makanan yang lezat. (Foto: Pexels)

Kedua lemak tidak jenuh ganda yang berdampak baik bagi kesehatan dengan meningkatkan kolestrol baik dalam darah. Ketiga lemak jenuh tunggal yang juga dapat meningkatkan kolestrol baik dalam darah dan menghindarkan dari resiko penyakit jantung.

Dalam kehidupan sehari-hari, minyak yang biasa kita gunakan adalah minyak sayur atau disebut minyak goreng. Selain minyak itu, terdapat beberapa pilihan minyak goreng yang lebih sehat dan bisa kamu gunakan untuk memasak. DIkutip dari hello sehat, berikut adalah beberapa jenis minyak goreng yang paling sehat untuk digunakan memasak.

1. Minyak Zaitun Murni

Minyak zaitun merupakan salah satu minyak goreng paling baik untuk memasak. Pada minyak zaitun terdapat salah satu sumber lemak tidak jenuh tunggal.

Hal ini menjadikan minyak ini bermanfaat untuk menjaga kadar kolestrol jahat tetap rendah dan meningkatkan kadar kolestrol baik.

Selain itu, minyak zaitun juga memiliki kadar antioksidan tinggi yang disebut dengan polifenol, yang mana kandungan tersebut dapat menjaga kesehatan jantung.

2. Minyak kenari

Minyak kenari merupakan jenis minyak yang mengandung lemak tidak jenuh ganda dan juga mengandung omega-3. Dari sisi cita rasa, minyak ini memiliki rasa seperti kacang sehingga cocok digunakan sebagai salad dressing atau untuk memanggang.

Namun, minyak ini tidak tahan lama seperti minyak pada umumnya, dalam ukuran botol kecil, minyak ini hanya bertahan kurang lebih sampai 3 bulan jika disimpan dalam kulkas.

3. Minyak Kacang

Minyak kacang tanah mengandung fitosterol yang memiliki manfaat baik untuk menurunkan kadar kolestrol darah dan mencegah penyakit kanker.

Selain itu, minyak kacang juga memiliki titik asap yang tinggi sehingga dapat diginakan untuk memasak dalam suhu yang tinggi seperti memanggang dan menumis.

4. Minyak bunga matahari

Minyak bunga matahari mengandung lemak tidak jenuh ganda yang baik untuk menurunkan kadar kolestrol jahat.

Meski masih terdengar asing untuk digunakan, selain untuk menggoreng, minyak bunga matahari ini juga dapat digunakan sebagai pengganti mentega.

Dalam proses memasak pada suhu yang tinggi, minyak bunga matahari sangat cocok dan lebih stabil untuk digunakan.

5. Minyak kanola

Kanola atau canola merupakan singkatan dari (Canada oil low acid). Minyak kanola merupakan jenis minyak yang mengandung lemak tak jenuh tunggal dan baik untuk digunakan dalam memasak.

Meski tak memiliki banyak kandungan antioksidan, minyak kanoli kaya akan asam alfa-linoleat, bentuk dari omega-3 yang dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Baca Juga: Minyak Goreng Mahal, Makanan Kukus Jadi Alternatif

Minyak kanola memiliki rasa yang netral dan titik asap yang tinggi, sehingga cocok untuk memanggang dan menumis makanan.

Selain itu, minyak ini juga cocok untuk berbagai metode memasak. Namun, tidak disarankan untuk menggunakan minyak ini secara berulang karena minyak inintidak stabil setelah dipanaskan.

Bagikan Artikel Ini

Leave a Reply