You are currently viewing Rezeki Terdiri dari Empat Tingkatan, Apa Saja?

Rezeki Terdiri dari Empat Tingkatan, Apa Saja?

Empat Tingkatan Rezeki – Sahabat, setiap orang telah diatur oleh Allah kadar rezekinya dan dalam kadar yang berbeda. Sebagai manusia, kita dianjurkan untuk berikhtiar dalam menjemput rezeki kita dan bersyukur atas apa yang telah dimiliki.

Berbicara tentang rezeki, uang ataupun penghasilan bukanlah satu-satunya bentuk rezeki. Sebab, segala sesuatu yang telah didapat oleh setiap manusia di muka bumi adalah bentu rezeki dan nikmat yang diberikan oleh-Nya. Selanjutnya, mengenai jatah rezeki setiap orang, tidak ada satupun yang mengetahui hal itu. Hal itu dikarenakan rezeki merupakan salah satu perkara yang dirahasiakan oleh Allah.

Empat Tingkatan Rezeki
Rezeki yang paling tinggi adalah kesehatan dan kesempatan diberi umur panjang.

Berkaitan dengan rezeki, ada empat tingkatan rezeki yang insyaallah akan kita dapatkan di dunia ini, apa saja itu? Yuk kita simak penjelasannya berikut ini.

1. Rezeki berupa harta

Harta adalah rezeki yang paling rendah. Pada umumnya harta bisa didapat oleh seseorang ketika ia telah berikhtiar baik dengan cara bekerja, berdagang, bisnis, dan lain sebagainya. Harta pada hakikatnya merupakan titipan yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin, ia akan menjadi pemberat timbangan kebaikan jika digunakan dalam kebaikan. Sebaliknya, harta juga bisa menjerumuskan seseorang pada panasnya siksa neraka jika ia digunakan untuk perbuatan dosa dan maksiat.

2. Rezeki berupa kesehatan

Rezeki yang paling tinggi adalah kesehatan yang paripurna, sebab segala hal yang kita miliki di dunia ini tidak akan memiliki arti sama sekali jika kondisi tubuh kita tidak sehat. Mengenai kesehatan, ada sebuah ungkapan yang menarik “Saat sehat, kamu menginginkan berbagai hal, saat sakit kamu hanya menginginkan satu hal yakni sehat.”

Ungkapan diatas menandakan bahwa kesehatan adalah rezeki yang paling tinggi. Ibadah tidak akan terasa nikmat jika kondisi tubuh kita kurang sehat, begitupun dengan aktivitas makan dan minum, semuanya tidak akan terasa nikmat jika tubuh kita tidak sehat.

3. Anak yang shaleh

Empat Tingkatan Rezeki
Anak shaleh menjadi aset penting bagi keluarga.

Anak yang shaleh dan berbakti pada orang tua merupakan rezeki yang paling utama dalam keluarga. Ia menjadi sebuah tanda bahwa sebuah keluarga berada dalam kondisi yang harmonis. Selain itu, anak shaleh juga dapat menjadi aset berharga bagi orang tua, sebab salah satu amal yang tak terputus ketika orang tua meninggal adalah anak shaleh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya.

4. Mendapat ridho Allah

Setiap orang mukmin tentu akan senantiasa mengharap ridho Allah Ta’ala. Hal tersebut menandakan bahwa mendapat ridha Allah adalah rezeki yang paling sempurna. Adapun diantara banyak cara mendapatkan ridha Allah adalah mengerjakan banyak amal shaleh dan bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga : Cara Agar Anak Rajin Ngaji

Sahabat, ada banyak faktor yang membuat rezeki seseorang bertambah dan berkurang, termasuk di dalamnya adalah doa dan ikhtiar. Dalam hal ini, ikhtiar menjadi salah satu wasilah datangnya rezeki bagi seseorang. Dalam berikhtiar, tentunya setiap orang dianjurkan agar tidak melupakan kehalalan dan keberkahan rezeki tersebut.

Lalu bagaimana cara bersyukur ketika kita mendapat rezeki yang lebih? Maka diantara cara terbaiknya ialah dengan berbagi terhadap sesama sebagai ungkapan rasa syukur kita atas rezeki yang diberikan oleh-Nya.

Leave a Reply