You are currently viewing Tiga Cara Mendamaikan Hati

Tiga Cara Mendamaikan Hati

Tiga Cara Mendamaikan Hati – Hati yang tentram dan damai merupakan sebuah kondisi yang tentunya dapat diciptakan oleh siapapun. Mereka yang memiliki perasaan yang damai cenderung memiliki ketenangan dalam menjalani setiap waktu yang dimiliki. Hati yang damai juga mendorong seseorang untuk menghadapi situasi sulit dengan lebih mudah dan terarah.

Untuk mencapai kedamaian dan ketenangan batin, seseorang harus melakukan kebiasaan tertentu yang dapat menjadikan dirinya sehat baik secara fisik ataupun secara mental. Berikut adalah tiga cara yang bisa kamu jadikan sebagai kebiasaan untuk mendamaikan hati.

1. Membaca Al-Quran

Al-Quran merupakan obat dari berbagai macam penyakit sehingga Al-Quran juga dinamai dengan nama Asy-Syifa. Segala penyakit khususnya penyakit hati dapat diatasi dengan keutamaan yang dimilikinya. Ibnu Qayyim berkata bahwa Al-Quran dapat mengobati jasmani dan rahani, sehingga bagi siapa saja yang senantiasa membacanya maka ia akan mendapatkan kedamaian dalam hatinya.

Tiga Cara Mendamaikan Hati

Tak hanya itu, membaca Al-Quran juga menjadi salah satu amalan terbaik disisi-Nya. Setiap huruf yang dibaca akan dikalikan dengan sepuluh kebaikan. Kemudian membaca Al-Quran juga akan semakin mendekatkan seorang hamba kepada Allah serta menjadikan hatinya lembut.

2. Shalat Tahajud

Diantara ibadah sunnah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW adalah shalat malam (tahajud). Dalam sebuah kisah, rasulullah mengerjakannya hingga kedua telapak kaki beliau bengkak. Shalat tahajud menjadi jalan terbaik untuk meraih kedamaian hati serta amalan rutin yang yang sering dikerjakan oleh orang-orang shaleh.

Tiga Cara Mendamaikan Hati

Dalam sebuah riwayat, Nabi SAW bersabda “Lakukanlah shalat malam karena itu adalah tradisi orang-orang saleh sebelum kalian, sarana mendekatkan diri kepada Allah, pencegah dari perbuatan dosa, penghapus kesalahan, dan pencegah segala penyakit dari tubuh.”

3. Bergaul dengan Orang-Orang Shaleh

Sungguh sangat beruntung menjadi orang shaleh. Betapa tidak, dalam setiap shalat yang ditunaikan kaum muslim, orang shaleh didoakan agar senantiasa selamat. Bahkan, dalam sebuah hadits yang shaheh disebutkan pada hari perhitangan kelak mukmin yang shaleh dengan izin Allah SWT dapat memberikan syafaat pada saudara yang dicintainya.

Tiga Cara Mendamaikan Hati

Karena itu, Nabi Muhammad SAW sering menganjurkan para sahabatnya untuk senantiasa bergaul dengan orang-orang shaleh dan tidak dengan orang-orang buruk. Karena bagaimanapun, perilaku seseorang dapat  menular kepada siapapun termasuk perilaku yang baik.

Dalam Shahih al-Bukhari, Rasulullah SAW mengumpamakan siapa yang bersahabat dengan orang yang saleh layaknya ia bersahabat dengan penjual minyak wangi. Dan siapa yang bersahabat dengan yang berperangai buruk, layaknya ia berteman dengan pandai besi.

Baca Juga : 4 Tips Ubah Insecure Menjadi Rasa Syukur

Dari perumpamaan tersebut, tentu saja berteman dengan penjual minyak wangi jauh lebih menguntungkan, meskipun tidak membeli minyak wangi, kita akan terkena harum wanginya. Sebaliknya, ketika kita berteman dengan seorang pandai besi, kita akan terkena buruknya, minimal kita akan terkena percikan panasnya api dari besi.

Sahabat, tiga hal diatas merupakan jcara yang bisa kita tempuh untuk mendamaikan hati. Adapun dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa jalan utama memperoleh kedamaian hati ialah dengan melakukan kebaikan serta mencari lingkungan yang baik. Semoga kita semua tergolong kepada orang yang shaleh serta senantiasa diberikan kedamaian hati oleh-Nya, Aamiin.

Leave a Reply