Hadits Tentang Sedekah Memberi Makanan Kepada Orang Lain

Table of Contents

Rahmatanlilalamin.or.id – Sedekah makanan dapat dilakukan dengan cara memberi makanan kepada orang lain, baik makanan yang sudah siap saji atau pun bahan makanan untuk diolah. Dalam sebuah hadits yang membahas tentang sedekah makanan disebutkan bahwa sebaik-baik orang adalah ia yang memberi makanan kepada orang yang membutuhkan.

Dalam hal ini, kita dapat memahami bahwa makanan menjadi kebutuhan dasar bagi setiap orang untuk bertahan hidup. Tak hanya itu, makanan juga menjadi sumber tenaga untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Sedekah makanan dalam hal ini sangat bermanfaat bagi penerimanya agar mampu bertahan hidup serta mampu tetap beraktivitas. Kemudian, memberi makanan kepada orang lain juga bermanfaat untuk mengurangi jumlah orang yang mengalami kelaparan.

Hadits Memberi Makanan

Terdapat beberapa hadits yang menyebut dan membahas tentang memberi makanan kepada orang lain yang dapat sahabat ketahui sebagai berikut.

1. Hadits Keutamaan Memberi Makanan

Dalam hadits ini disebutkan bahwa orang yang senantiasa memberi makanan kepada orang lain terutama yang membutuhkan akan tergolong menjadi sebaik-baik manusia diantara yang lainnya. Rasulullah SAW bersabda:

خِيَارُكُمْ مَنْ اَطْعَمَ الطَّعَامَ

“Sebaik-baik kamu adalah orang yang mampu memberi makan (kepada orang yang membutuhkannya).” (Ibnu Majah)

2. Jaminan Surga

Dalam salah satu hadits, Rasulullah SAW menyebutkan terdapat salah satu surga yang dikhususkan bagi empat orang salah satunya yang bersedekah makanan. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا. فَقَامَ أَعْرَابِىٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِىَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِمَنْ أَطَابَ الْكَلاَمَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ

“Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.”Lantas seorang arab baduwi berdiri sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan salat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.” (HR Tirmidzi no. 1984. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

3. Hadits tentang abu bakar yang telah memberi makan orang lain di pagi hari

Abu Bakar RA adalah salah satu sahabat Nabi yang sangat beliau cintai, ia merupakan sahabat yang selalu berada di depan dalam mengerjakan amal kebaikan. Ia tak merasa ragu untuk menyedekahkan seluruh hartanya untuk kepentingan dakwah Islam. Suatu pagi, Rasulullah mengumpulkan para sahabat dan menanyainya tentang beberapa amalan yang telah mereka kerjakan. Abu Bakar Ash-Shidiq menjadi satu-satunya sahabat Nabi yang telah mengerjakan segala amalan yang ditanyakan oleh Rasulullah SAW.

Salah satu amalan yang telah dikerjakan oleh Abu Bakar pada pagi tersebut adalah sedekah atau memberi makanan kepada orang miskin. Kemudian, di akhir hadits Rasululullah menyebutkan bahwa seluruh amalan yang dikerjakan oleh Abu Bakar dan beliau tanyakan kepada sahabat lainnya adalah tanda-tanda dari seseorang yang dipastikan masuk surga.

Simak hadits berikut ini untuk lebih lengkapnya.

 قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ صَائِمًا قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا قَالَ فَمَنْ تَبِعَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ جَنَازَةً قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا قَالَ فَمَنْ أَطْعَمَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ مِسْكِينًا قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا قَالَ فَمَنْ عَادَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ مَرِيضًا قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا اجْتَمَعْنَ فِي امْرِئٍ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya (kepada para sahabat), “Siapakah di antara kalian yang pada hari ini berpuasa?” Abu Bakar berkata, “Saya.” Beliau bertanya lagi, “Siapakah di antara kalian yang hari ini sudah mengiringi jenazah?” Maka Abu Bakar berkata, “Saya.” Beliau kembali bertanya, “Siapakah di antara kalian yang hari ini memberi makan orang miskin?” Maka Abu Bakar mengatakan, “Saya.” Lalu beliau bertanya lagi, “Siapakah di antara kalian yang hari ini sudah mengunjungi orang sakit.” Abu Bakar kembali mengatakan, “Saya.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Tidaklah ciri-ciri itu terkumpul pada diri seseorang melainkan dia pasti akan masuk surga.” (HR. Muslim, no. 1028).

Ibnu Rajab Al-Hambali dalam “Lathaif Al-Ma’arif” menyatakan, “Puasa, sholat dan sedekah mengantarkan orang yang mengamalkannya pada Allah. Sebagian salaf sampai berkata, ‘Sholat mengantarkan seseorang pada separuh jalan. Puasa mengantarkannya pada pintu raja. Sedekah nantinya akan mengambilnya dan mengantarnya pada raja.”

Demikian beberapa hadits yang menyebut dan membahas tentang sedekah makanan, semoga menjadi inspirasi dan motivasi bagi sahabat semua untuk terus beramal serta berbuat baik terhadap sesama.

Sahabat dapat berkontribusi dalam Program Sedekah Makanan Yayasan Rahmatan Lil-Alamin agar semua orang bisa makan dan bekurangnya angka kekurangan makan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *