You are currently viewing Hadits Tentang Anjuran Menyantuni Dhuafa

Hadits Tentang Anjuran Menyantuni Dhuafa

Terhadap kaum dhuafa, manusia memiliki tugas untuk menolong dan mengangkat derajatnya sehingga mampu keluar dari zona yang dihadapinya saat ini. Yuk simak dalil hadits tentang anjuran menyantuni dhuafa dalam artikel ini.


Rahmatanlilamin.or.id – Menolong dhuafa merupakan salah satu kewajiban manusia sebagai makhluk sosial. Islam sangat menganjurkan umatnya agar peduli dan menolong siapa saja mereka yang membutuhkan dalam hal ini kaum dhuafa.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa seseorang dikatakan tidak berimanan ketika ia merasa kenyang, sedangkan ia mengetahui bahwa tetangganya berada dalam keadaan lapar.

Kemudian, seorang penyai Islam, Jalaludin Rumi mengatakan bahwa musik yang haram itu adalah beradunya sendok dan garpu orang kaya di meja makan yang terdengar oleh tetangganya yang miskin. Pernyataan ini memiliki makna dan pesan penting bagi umat Manusia agar senantiasa peduli dengan orang-orang yang berada dalam kekurangan dalam hal ini kaum dhuafa.

Hadits Tentang Anjuran Menyantuni Dhuafa

Hadits Tentang Anjuran Menyantuni Dhuafa
Ilmu pengetahuan menjadi salah satu sarana yang dapat diberikan guna mengangkat derajat kaum dhuafa.

Rasulullah Saw memerintahkan umatnya agar memperhatikan dan peduli terhadap kaum dhuafa. Hal ini tertuang dalam beberapa sabda beliau sebagai berikut.

1. Anjuran berbuat baik kepada kaum dhuafa

Dalam hal ini, memerhatikan atau membantu kaum dhuafa menjadi salah satu syarat memperoleh kemudahan rezeki dan pertolongan Allah. Rasulullah SAW bersaba:

عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَبْغُوْنِي الضُّعَفَاءَ،  فَإِنَّمَا  تُرْزَقُوْنَ  وَتُنْصَرُوْنَ بِضُعَفَائِكُمْ (رواه أبو داود)

“Dari Abu Darda’ ia berkata: Rasulullah saw bersabda: “Carilah keridhaanku dengan berbuat baik kepada orang-orang lemah, karena kalian diberi rezeki dan ditolong disebabkan orang-orang lemah di antara kalian.” (HR. Abu Dawud)

2. Larangan Membiarkan Kaum Dhuafa

Memerhatikan dhuafa menjadi bagian penting dari kehidupan seorang Muslim. Tidak diperkenankan orang yang berkecukupan memandang sebelah mata terhadap mereka yang kurang beruntung dalam segi ekonomi, kedudukan ataupun status sosialnya.

Terlebih jika malah membiarkannya berada dalam kesulitan, hal tersebut menjadi salah satu aspek atau indikatir dari kelemahan iman yang ada dalam dirinya. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَنَسِ ابْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : مَا آمَنَ بِى مَنْ بَاتَ شَبْعَانٌ وَ جَارُهُ جَائِعٌ إِلَى جَنْبِهِ وَ هُوَ يَعْلَمُ (رواه الطبراني)

“Tidaklah beriman kepadaku seseorang yang bermalam dalam keadaan kenyang padahal tetangga yang di sampingnya dalam keadaan lapar, padahal ia mengetahuinya.” (HR. at-Thabrani)

3. Hikmah Menolong Kaum Dhuafa

Membantu kaum dhuafa merupakan salah satu amal baik yang sekaligus menjadi kewajiban manusia sebagai makhluk sosial. Perihal membantu, kita dapat memberikan apapun itu bentuk bantuan sesuai dengan kamampuan yang kita miliki.

Mulai dari harta kekayaan dengan berbagi terhadapnya, jabatan dan kekuasaan dengan kebijakannya, ataupun dengan ilmu pengetahuan dengan petuah dan berbagai solusi yang dapat diberikannya.

Baca Juga: Pengertian, Golongan, dan Cara Membantu Kaum Dhuafa

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa memerhatikan dhuafa menjadi salah satu penyebab datangnya pertolongan Allah. Pertolongan tersebut datang atas doa tulus dan ikhlas yang terucap dari lisan mereka kepada orang yang membantu mereka. Dan mendapatkan doa mereka merupakan keberuntungan bagi kita.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا يَنْصُرُ اللهُ هَذِهِ الْأُمَّةُ بِضَعِيْفِهَا: بِدَعْوَتِهِمْ، وَصَلَاتِهِمْ، وَإِخْلَاصِهِمْ (رواه الترمذي)

“Sesungguhnya Allah akan menolong umat ini sebab orang-orang yang lemah dari mereka, yaitu dengan doa, shalat dan keikhlasan mereka.” (HR. at-Tirmidzi)

Semoga kitra senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan rezeki sehingga sebagian dari rizki kita dapat disedekahkan untuk kaum dhuafa. Dan sedekah yang kita berikan akan menjadi magent rezeki di dunia sekaligus menjadi bekal untuk kehidupan akhirat.

Leave a Reply