You are currently viewing Hikmah Ibadah Puasa dan Hari Raya Idul Fitri

Hikmah Ibadah Puasa dan Hari Raya Idul Fitri

Hikmah Ibadah Puasa – Kewajiban ibadah puasa yang dijalani oleh umat muslim selama satu bulan penuh dan kemudian merayakan hari Raya Idul Fitri mengajarkan umat muslim untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Hikmah Ibadah Puasa

Hari raya Idul Fitri juga dapat dimanfaatkan umat muslim untuk membangun semangat dan optimisme dalam dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Optimisme ini juga dapat ditumbuhkan untuk bersama-sama menekan dan mengakhiri penyebaran Covid-19.

Puasa yang dijalankan seluruh umat muslim selama satu bulan penuh tersebut merupakan madrasah atau tempat belajar bagi umat muslim untuk menjadi muslim yang bertaqwa kepada tuhan-Nya. Di sisi lain, puasa juga merupakan proses pembersihan diri bagi yang menunaikannya untuk kembali suci dan bersih.

Adapun proses pembersihan yang terjadi selama bulan Ramadhan terdiri dari tiga proses yakni pembersihan jiwa (tazkiatul annafsi), pembersihan harta (tazkiatul maal), dan pembersihan sikap dan perilaku (tazkiatul af’aal).

Pembersihan jiwa (tazkiatul annafsi) adalah proses pembersihan yang dilakukan umat muslim melalui berbagai rangkaian ibadah. Misalnya memperbanyak tilawah, shalat sunah, dzikir, shalawat dan lain sebagainya. Seperti yang diketahui bahwa salah satu nama bulan Ramadhan adalah syahrul maghfirah atau bulan penuh ampunan. Bagi siapa saja yang menjalankan ibadah puasa dan yang lainnya pada bulan tersebut Allah akan memberikan ampunan kepadanya.

Pembersihan harta (tazkiatul maal), pada bulan Ramadhan ada satu kewajiban bagi seorang muslim selain berpuasa yakni menunaikan zakat fitrah. Dimana seorang muslim diwajibkan untuk mengeluarkan harta yang dimilikinya kepada para mustahik zakat. Selain itu, pada bulan Ramadhan juga umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak sedekah didalamnya.

Zakat dan sedekah yang dilakukan dibulan Ramadhan selain dapat membersihkan harta dari hak-hak orang lain didalamnya juga menjadi bukti kepedulian terhadap sesama, agar bisa merasakan kebahagiaan yang sama di bulan Ramadhan dan di hari raya Idul Fitri. Bagi siapa saja yang menunaikan sedekah di bulan Ramadhan, berbahagialah karena Allah akan melipatgandakan pahala sedekah tersebut.

Pembersihan sikap dan perilaku (tazkiatul adab), puasa telah mengajarkan banyak hal bagi umat muslim diantaranya ialah kesabaran, keteguhan, kejujuran dan kedisiplinan. Hal tersebut dikarenakan semua yang berpuasa wajib untuk menahan lapar dan dahaga dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Ketiga pembersihan yang telah dilakukan pada bulan Ramadhan tersebut harusnya tetap dilakukan dalam bulan-bulan lainnya sampai bertemu puasa kembali. Hal tersebut dilakukan agar setiap orang tetap mawas diri dalam menjalani kehidupan di dunia ini dengan tetap mengedepankan tujuan akirat.

Baca Juga : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

Begitu banyak hikmah ibadah puasa dan hari raya Idul Fitri yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya ialah membangun perilaku individu dan sosial yang membuahkan manfaat dan kebaikan, ketulusan, kedamaian serta solidaritas sosial yang tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah.

Semoga pelajaran yang didapat selama bulan Ramadhan dan pada saar hari raya idul fitri dapat menjadi budaya yang baik di bulan-bulan selanjutnya. Seperti halnya nilai-nilai kasih sayang dan persaudaran yang telah ditingkatkan selama bulan Ramadhan semoga tetap tersambung hingga bulan Ramadhan yang akan datang.

Selanjutnya, salah satu tujuan dari ibadah puasa selama bulan Ramadhan yakni menjadi insan yang bertaqwa semoga terwujud dan menjadi washilah untuk senantiasa memperbaiki diri setiap saat.

Leave a Reply