You are currently viewing Menjadi Sebatang Pohon yang Kokoh

Menjadi Sebatang Pohon yang Kokoh

Mengokohkan Iman – Sahabat, begitu banyak ayat kauniah yang sebenarnya bisa dijadikan pelajaran dan inspirasi bagi kita dalam menjalani kehidupan ini. Setiap fenomena yang hadir dalam kehidupan kita tak lepas dari hikmah yang indah bagi siapapun yang mau mengambilnya.

Memaknai setiap fenomena yang terjadi dengan benar dapat menambah kecintaan seorang hamba kepada Sang Pencipta serta menguatkan iman hingga memupuk baik sangka diatas segela ketentuan-Nya.

Mengokohkan Iman

Sahabat Ali bin Abi Thalib RA menyampaikan sebuah kata bijak yang cukup popular di telinga kita. “Angin tidak berhembus untuk menggoyangkan pepohonan, melainkan menguji kekuatan akarnya”

Demikianlah sebuah ujian yang telah menjadi sunnatullah yang berlaku bagi semua umat manusia. Ia ibaratkan sebagai angin atau badai ujian yang menghampiri kehidupan seseorang. Hembusannya tak lain hanya untuk menguji kekuatan akar iman yang ada dalam dirinya.

Jika kuat akar itu, niscaya hembusan angin sekencang apapun tidak akan mampu menumbangkan berdirinya si pohon. Akar pada pohon ibaratkan iman yang ada dalam diri seseorang. Iman menjadi pondasi dalam diri dan benteng pelindung dari berbagai goncangan ujian.

Mengokohkan Kekuatan Iman

Dalam hidup ini, iman seorang mukmin kadang kala naik dan kadang juga mengalami penurunan. Iman yang sedang naik ditandai dengan semangat beribadah yang tinggi seperti shalat, membaca Al-Quran, itikaf, dzikir dan sebagainya. Adapun iman yang lemah ditandai dengan sifat malas dan merasa berat ketika harus menjalankan ibadah.

Oleh sebab itu, seorang mukmin hendaknya terus memperkokoh dan menjaga iman agar selalu kuat. Dalam sebuah riwayat Rasulullah SAW bersabda, “Perbaharui iman kalian!”

Para sahabat menjawab, “Ya Rasulullah, bagaimana cara kami memperbaharui iman kami?”

Rasulullah SAW lantas bersabda, “Perbanyaklah mengucap kalimat ‘Laa ilaaha illallaah’.” (HR. Ahmad)

Ibaratkan akar dari sebuah pohon, iman adalah pondasi yang dapat menguatkan seorang mukmin ketika dihadapkan dengan berbagai ujian. Saat seorang diuji, iman akan memancarkan kesabaran dan kebaikan dalam diri seseorang. Dengan iman yang kokoh dalam diri seseorang, sebesar apapun ujian yang menimpanya ia akan mampu bersabar dan mengambil hikmah darinya.

Iman akan semakin kokoh ketika seorang mukmin memupuk dirinya dengan kebaikan dan ketaatan. Sebaliknya, iman akan lemah dan rapuh tatkala seorang melakukan dosa dan maksiat. Berikut adalah tiga kiat mengokohkan iman dalam diri seorang mukmin.

1. Membaca, Mendengar Serta Memahami Al-Quran dan Hadits

Sahabat, dalam Al-Quran dan hadits terdapat banyak pelajara tentang berbagai hal, mulai dari janji Allah, ancaman dari Allah sampai kisah umat terdahulu yang bisa kita ambil hikmahnya.

Dengan mempelajari Al-Quran dan hadits., tentunya akan menjadikan diri semakin yakin atas segala kekuasaan Allah yang mampu menciptakann bumi dan seisinya.

Mengokohkan Iman

2. Memikirkan Tanda Kekuasaan Allah

Banyak tanda kekuasaan Allah di sekitar kita yang bisa kita tadaburi. Misalkan keindahan malam dan gemerlap bintang dilangit, tentu hanya dzat-Nya lah yang mampu menciptkan keindahan tersebut. Sebab, segala sesuatu yang berada di bumi dan seisinya berada di atas kekuasaan-Nya.

Baca Juga : Agar Tidak Tertipu Dunia, Lakukan Enam Hal Berikut Ini

3. Memperbanyak Amal Shaleh

Memperbanyak amal shaleh dan menjauhi kemaksiatan menjadi cara yang dapat dilakukan untuk menebalkan serta mengokohkan iman. Banyak amal shaleh yang dapat kita lakukan untuk menebalkan dari mulai ibadah mahdah sampai menjaga kebersihan diri dan lingkungannya.

Sahabat, jadilah kita seperti sebatang pohon yang kokoh, yang memiliki akar iman yang kokoh menghujam sehingga menghasilkan buah kebaikan yang banyak lalu menjadi manfaat dan berkah bagi alam sekitar.

Leave a Reply