You are currently viewing Menjaga Semangat Ibadah di Bulan Syawal

Menjaga Semangat Ibadah di Bulan Syawal

Rahmatanlilalamin.or.id – Alhamdulillah, hingga hari ini kita diberikan nikmat berupa kesempatan untuk bisa berjumpa kembali dengan bulan Syawal. Salah satu ungkapan rasa syukur yang bisa kita lalukan atas nikmat ini ialah dengan tetap menjaga semangat ibadah paska Ramadhan di bulan Syawal.

Bulan syawal sendiri menjadi bulan yang spesial bagi umat islam karena pada bulan ini seluruh umat islam di penjuru dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri yang kehangatannya masih kian terasa hingga saat ini.

Berdasarkan pengertian yang ada, secara bahasa kata “Syawal” berasal dari kata “Syala” yang memiliki makna meningkatkan. Tentu pengertian tersebut dapat dipadukan dengan semangat menjaga dan meningkatkan ibadah di bulan syawal setelah menjalani suntikan demangat di bulan Ramadhan.

Setidaknya ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk tetap menjaga semangat ibadah di bulan Syawal antara lain Muhasabah, Mujahadah, dan Muraqabah.

1. Muhasabah

Menjaga Semangat Ibadah di Bulan Syawal

Muhasabah adalah proses instrospeksi diri untuk mengetahui segala kekurangan dan khilaf yang ada dalam diri sendiri. Pada bulan Syawal ini, introspeksi diri dapat ditujukan kepada perjalanan ibadah di yang kita lalui selama bulan Ramadhan dengan mengajukan berbagai pertanyaan.

Mulai dari apa yang kita lakukan selama Ramadhan dan apa saja kewajiban yang telah dilanggar selama bulan Ramadhan. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut kemudian dapat dijadikan sebagai pijakan bagi kita untuk mengevaluasi ibadah kita selama ini.

Kaitan dengan muhasabah, Allah SWT telag mengingatkan pada kita untuk senantiasi melakukan evaluasi diri dengan cara  melihat masa lalu sebagai pijakan untuk melangkah di masa depan. Hal tersebut ditegaskan dalam QS. Al-Hasyr ayat 18 sebagai berikut.

”Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

2. Mujahadah

Menjaga Semangat Ibadah di Bulan Syawal

Mujahadah dapat dipahami sebagai sebuah upaya dengan sungguh-sungguh untuk mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Allah. Untuk tetap menjaga semangat ibadah di bulan Syawal, kita dianjurkan agar tetap bersungguh-sungguh dalam menjalankan serta mempertahankan tren positif ibadah di bulan Ramadhan.

Pada bulan syawal ini, kita juga harus menancapkan kembali tekad yang kuat dan benar untuk lebih semangat lagi dalam beribadah setelah bulan Ramadhan atau minimal sama seperti yang dilakukan pada bulan Ramadhan.

Hal itu dapat dilakukan dengan cara meningkatkan ibadah yang telah dikerjakan pada bulan Ramadhan serta melaksanakan apa yang belum dilaksanakan pada bulan Ramadhan.

Allah SWT akan memberikan petunjuk bagi orang yang bersungguh-sungguh dala mencari keridhoan-Nya seperti ditegaskan dalam QS Al-Ankabut ayat 69 sebagai berikut.

“Dan orang-orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.”

3. Muraqabah

Menjaga Semangat Ibadah di Bulan Syawal

Muraqabah merupakan upaya seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memunculkan keyakinan dalam hari bahwa Allah senantiasa melihat dan mengawasi setiap hamba-Nya. Saat kita meyakini hal tersebut maka akan muncul rasa takut dalam diri kita untuk melakukan segala hal yang dilarang oleh Allah.

Baca Juga: Puasa Sebagai Perisai di Dunia dan Akhirat

Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk beribadah kepada Allah dengan khusyuk serta meyakini bahwa Allah melihat dan mengawasinya. Rasulullah SAW bersabda:

“Hendaknya engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, sebab meski engkau tidak melihat-Nya, Dia melihatmu…”

Semakin kuat tekad seorang muslim untuk bermuraqabah maka ia akan semakin menyadari bahwa dirinya sangat lemah dan miskin amalan yang kemudian akan memunculkan semangat untuk terus melipatgandakan ibadah dan kebaikan sebagai wujud penghambaan kepada Allah.

Demikianlah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga semangat ibadah paska Ramadhan. Semoga kita semua senantiasa diberi kesempatan untuk terus meningkatkan dan menjaga semangat ibadah paska Ramadhan di bulan Syawal dan bulan-bulan berikutnya.

Leave a Reply