You are currently viewing Tak Perlu Khawatir, Ini Pintu Rezeki yang Telah Allah Janjikan dalam Al-Quran
(Foto: Pixabay)

Tak Perlu Khawatir, Ini Pintu Rezeki yang Telah Allah Janjikan dalam Al-Quran

Pintu Rezeki Menurut Al-Quran – Setiap makhluk di muka bumi ini termasuk manusia telah diberikan jaminan rezeki oleh Allah untuk memenuhi kebutuhan dan keberlangsungan hidupnya di atas permukaan bumi ini.

Dalam sebuah hadits Qudsi, Allah SWT menegaskan “Jangan khawatir dengan sempitnya rezeki yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Sesungguhnya kekayaan yang dimiliki oleh Allah tidak akan pernah habis dan selama – lamanya”.

Namun demikian, dalam kehidupan ini seseorang terkadang dihadapkan dengan kelapangan dan sempitnya Rezeki. Hal demikian menjadikan sebagian orang yang hatinya masih lemah kemudian berkelah kesah.

Dengan mengetahui betapa luasnya pintu rezeki yang Allah berikan, maka siapapun tak perlu merasa khawatir dan ragu dengan rezeki yang Allah berikan. Hal itu karena rezeki yang Allah berikan untuk seseorang tidak akan pernah salah sasaran, artinya rezeki seorang hamba tak akan pernah tertukar.

Pintu Rezeki Menurut Al-Quran
Dokumentasi santunan anak yatim di Pondok Bambu Jakarta Timur.

Seorang hamba dalam hal ini memiliki tugas untuk menjemput rezeki baik dengan bekerja ataupun menjalankan bisnis.

Berkaitan dengan rezeki, ada beberapa pintu rezeki menurut Al-Quran yang bisa kita raih. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Rezeki yang telah dijamin Allah

Allah telah menjamin setiap makhluk atas rezekinya yang luas, artinya setiap makhluk termasuk manusia memiliki rezekinya masing-masing untuk mencukipi kebutuhan dan bertahan hidup. Allah SWT berfirman dalam QS. Hud: 6 sebagai berikut.

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semua tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz).”

2. Rezeki karena berusaha

Setiap insan dianjurkan agar berusaha atau berikhtiar untuk menjemput rezekinya masing-masing. Baik dengan bekerja ataupun dalam bentuk muamalah lainnya, Allah akan senantiasa membalas setiap usaha yang dikerjakan oleh seoarang manusia dengan balasan yang paling sempurna. Dalam QS. An-Najm ayat 39-41, Allah SWT berfiman:

“Dan bahwasannya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan bahwasannya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.”

Pintu Rezeki Menurut Al-Quran
Allah akan membalasa setiap usaha dengan balasan terbaik. (Foto: Pixabay)

3. Rezeki karena beristighfar

Istighar pada umumnya dipahami sebagai bentuk permohonan seorang hamba kepada Allah agar mengampuni dosa atau perbuatan khilaf yang telah dikerjakannya.

Lebih dari itu, Allah menjanjikan balasan berupa rezeki yang berlimpah kepada hamba-Nya yang senantiasa bersitighfar dan mohon ampun pada-Nya. Allah SWT berfiman dalam QS. Nuh 10-12 sebagai berikut.

“Maka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu (istighar), sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakan harta dana anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”

4. Rezeki karena bersyukur

Bersyukur merupakan salah satu ungkapan seorang hamba atas seluruh nikmat yang telah diberikan oleh-Nya. Diantara hikmah dari ungkapan rasa syukur ialah dilapangkannya hati sehingga merasa tenang dan bahagia.

Lebih dari itu, bersyukur juga dapat menjadi salah satu faktor ditambahkannya rezeki yang diberikan Allah. Allah SWT berfiman dalam QS. Ibrahim ayat 7 sebagai berikut.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”

5. Rezeki dari arah yang tidak terduga

Bagi seorang hamba yang bertawakal kepada Allah, ia dijanjikan oleh Allah rezeki dari arah yang tak terduga. Allah SWT berfirman:

“Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscara Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”

6. Rezeki karena menikah

Menikah merupakan salah satu sunnah Nabi yang harus disegerakan bagi seorang muslim yang telah mampu. Menikah disebut juga sebagai ibadah yang menyempurnakan agama, selain itu Allah berjanji akan memberikan kemampuan pada mereka yang menikah.

Dalam QS. An-Nur ayat 32 Allah SWT berfirman:

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

7. Rezeki karena anak

Pada umumnya kita mengenal istilah yang sering disebutkan orang banyak yakni “Banyak anak banyak rezeki”.

Istilah tersebut dapat dipahami juga sebagai motivasi bagi kita agar tidak perlu merasa khawatir dengan kehadiran anak dalam hidup kita, misalkan khawatir miskin dan lain sebagainya.

Pintu Rezeki Menurut Al-Quran
Jangan merasa khawatir, Allah menjamin rezeki setiap keturunan kita. (Foto: Pixabay)

Disisi lain, hal tersebut juga dapat dijadikan sebagai bentuk peningkatan keyakinan dalam diri bahwasannya Allah adalah satu-satunya Dzat yang menjamin rezeki kita dan keturunan-keturanan kita. Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemsikinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” (QS. Al-Isra: 31)

8. Rezeki karena bersedekah

Sedekah merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan pada setiap muslim, sedekah memiliki banyak keutamaan dan hikmah. Lebih dari itu, sedekah juga memiliki banyak manfaat yang akan dirasakan oleh penunai ataupun penerima manfaatnya.

Sedekah dapat dijadikan sebagai amal yaumiah yang rutin dilaksanakan setiap hari oleh seorang muslim. Sedekah juga dapat menjadi salah satu solusi dari kesulitan yang sedang dihadapi oleh sesama.

Baca Juga: Tiga Nasihat Ibnu Abbas Bagi Umat Islam

Sedekah dianjurkan dilaksanakan dengan keikhlasan yang penuh, hal tersebut supaya terhindar dari rasa khawatir akan berkurangnya harta ataupun jatuh miskin.

Allah berjanji akan membuka pintu rezeki dan membalasan dengan balasan yang lipat ganda pada seorang hamba yang mau memberikan sebagian harta miliknya di jalan Allah. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 245 sebagai berikut.

“Suiapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.”

Sahabat, demikianlah delapan pintu rezeki menurut Al-Quran yang dapat kita raih untuk memenuhi kebutuhan dan keberlangsungan hidup. Tak hanya itu, rezeki yang kita miliki juga dapat dihadikan sebagai bekal untuk lebih baik dalam menunaikan kewajiban ibadah kepada Allah dengan bersungguh-sungguh menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Leave a Reply